Rekor Investasi dunia Internet Indonesia diterima oleh perusahaan ini!

William Tanuwijaya Rekor Investasi dunia Internet Indonesia diterima oleh perusahaan ini! Tokopedia
William Tanuwijaya (Founder Tokopedia.com)
Anda tahu siapa orang yang ada di foto ini? Yup! situs jual belinya baru-baru ini mendapatkan suntikan dana segar dari investor yang memecahkan rekor investasi di Indonesia dalam dunia Internet. Menurut Studentpreneur.co investasi ini juga memecahkan recor investasi di Asia Tenggara yang berarti juga mengalahkan nilai investasi dunia internet di Negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Mungkin teman-teman disini sudah tidak asing lagi dengan situs jual beli ini karena berdasarkan pantauan kami di luar dunia internet situs jual beli ini juga telah melakukan promosi di media iklan nasional seperti televisi. Bukan berniaga.com ataupun OLX.com (Jualbeli.com) tapi rekor investasi ini dipecahkan oleh tokopedia.com

Yup! Situs yang menjadi portal jual beli ini (tokopedia) telah menerima dana investasi dari Softbank (Softbank Internet and Media) dan Sequoia (Sequoia Capital) dengan nilai kontrak yang mencapai 100.000.000 (seratus juta) USD atau bila di rupiahkan menjadi sebesar 1,2 Triliun, nilai yang fantastis bukan! Dan nilai investasi ini juga mengalahkan nilai investasi yang diterima oleh perusahaan asal Malaysia (GrabTaxi) yang menerima investasi sebesar 56.000.000 USD.


Investasi besar ini juga menunjukan bahwa Negara kita memiliki potensi yang sangat besar dimata investor dan Tokopedia berhasil meyakinkan mereka (investor) untuk mengucurkan dana investasi. Kabarnya pihak dari Softbank juga Sequoia akan memiliki tempat di direksi tokopedia guna memastikan mereka tetap berada di jalur yang benar untuk berkembang.

Untuk diketahui juga, Softbank dan Sequoia memang terkenal dalam segi pendanaan dan mereka -telah berinvestasi di perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Apple, Youtube, Linkedin, Yahoo, WhatsApp dan juga Instagram. Maka tidak diragukan lagi bila kedua perusahaan ini telah berinvestasi maka perusahaan yang menerima kucuran dana mereka akan bersinar seperti perusahaan-perusahaan besar tersebut.

Xiaomi diduga mengirimkan data pribadi pengguna ke server yang berada di China

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »