Memalukan, Petenis Ini Memaksa Tim Indonesia/Jepang Didiskualifikasi Karena Bola Tidak Sengaja Terkena Ball Girl

Rindi Putra
0 Komentar
Beranda
Internet
News
Memalukan, Petenis Ini Memaksa Tim Indonesia/Jepang Didiskualifikasi Karena Bola Tidak Sengaja Terkena Ball Girl
Memalukan, Petenis Ini Memaksa Tim Indonesia/Jepang Didiskualifikasi Karena Hal Sepele
Petenis Miyu Kato (kiri) dan Aldila Sutjiadi (kanan) saat berpasangan di French Open 2023 | Foto: Twitter Miyu Kato

Saat pertandingan French Open 2023, hal memalukan dan tidak suportif ditunjukan oleh pasangan petenis Sara Sorribes Tormo (Spanyol) dan Marie Bouzkova (Rep. Ceko) yang memaksa panitia untuk mendiskualifikasi pasangan petenis Miyu Kato (Jepang) dan Aldila Sutjiadi (Indonesia) setelah Miyu Kato dengan tidak sengaja memukul bola ke arah ball girls (petugas pemungut bola).

Di kompetisi Roland Garros di Prancis, saat bola yang dikirim oleh Kato mengenai bagian kepala ball girl sontak para penonton memberikan reaksi riuh. Setelah mengetahui ada petugas pengambil bola yang terkena bola tenis, pasangan Sara dan Marie langsung menghampiri wasit dan mengadu bahwa petugas tersebut menangis dan bahkan berdarah.

"She is crying.. she is crying..." - Sara Sorribes Tormo

"and she has blood..." - Marie Bouzkova

Pada kenyataannya ball girl tersebut tidak berdarah dan dia menagis karena gugup atau malu dilihat banyak orang, bukan karena kesakitan akibat terkena bola tenis.

Sara dan Marie memaksa wasit untuk mendiskualifikasi pasangan Jepang/Indonesia

Sebenarnya pihak wasit sudah menjelaskan bahwa keadaan ball girl baik - baik saja, dia tidak mengalami luka apapun dan Kato mengirim bola tersebut tidak sengaja. Namun Sara dan Marie tetap memaksa agar wasit memeriksa kondisi ball girl yang terkena bola tersebut dan mengatakan bahwa dia menangis (karena hantaman bola), bahkan mereka mengada - ngada dengan mengatakan bahwa ball girl tersebut berdarah.

"Let me explain. She hit the ball, she did not do it on purpose. She didn't get injured." - Referee 

"She didn't do it on purpose?" - Sara/Marie

"She is crying. she is crying." - Sara/Marie

"She has blood.." - Sara/Marie

Pihak wasit pun mengalah dan memeriksa kembali keadaan ball girl, Miyu Kato pun ikut menghampiri untuk meminta maaf dan memeriksa keadaan ball girl tersebut. Dari tayangan video terlihat ball girl memberitahu bahwa dia baik - baik saja dan sempat berpelukan dengan Kato.

Pihak wasit pun secara resmi memberikan peringatan kepada Miyu Kato karena bola yang dikirimnya terkena ball girl. Namun pihak Sara dan Marie nampaknya tidak puas dan meminta pasangan Miyu/Sutjiadi untuk didiskualifikasi dari pertandingan tersebut.

Sara/Marie mengadu kepada panitia (Roland Garros)

Setelah tidak berhasil dengan wasit yang hanya memberikan peringatan kepada Kato, pihak Sara dan Marie mengadu ke panitia penyelenggara (Roland Garros) yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari wasit agar Kato/Sutjiadi bisa didiskualifikasi.

Setelah pihak panitia ikut terlibat dalam diskusi, akhirnya pasangan Jepang/Indonesia didiskualifikasi dengan alasan melanggar peraturan yang mengatakan bahwa peserta dengan sengaja memukul bola tenis yang membahayakan yang mengacu pada peraturan tertulis dibawah ini.

Players shall not violently, dangerously or with anger hit, kick or throw a tennis ball within the precincts of the tournament site except in the reasonable pursuit of a point during a match (including warm-up). - Rule book N (ABUSE OF BALL)

ebenarnya sudah jelas apa yang dilakukan oleh Kato tidak termasuk dalam pelanggaran diatas karena Kato melakukan hal tersebut dengan tidak sengaja. Bola yang dipukul pun terlihat sangat pelan dan mudah untuk ditangkap, tidak terlihat ada potensi membahayakan apalagi memukul dengan emosi (anger).

Namun sepertinya pihak panitia lebih percaya kepada omongan petennis Sara dan Marie yang sangat vokal dalam melakukan protes dan tidak memberi kesempatan petenis Kato dan Sutjiadi untuk membela diri.

Pihak wasit pun langsung membuat pengumuman bahwa pasangan Kato/Sutjiadi didiskualifikasi.

"The match is terminated due to disqualification." -Wasit

Sontak para penontonpun menyuraki karena kecewa dengan keputusan yang diambil. Hampir semua penonton melihat kejadian terhadap ball girl ini sebenarnya bukan masalah besar tapi sepertinya pihak Sara/Marie ingin sekali memanfaatkan keadaan untuk keuntungan mereka sendiri.

Banjir dukungan untuk Kato/Sutjiadi

Setelah pertandingan dihentikan, Miyu Kato pun langsung membuat cuitan di Twitter yang menunjukan kekecewaan terhadap keputusan tersebut, Kato pun tidak lupa meminta maaf kepada ball girl dan tim nya karena telah didiskualifikasi.

Setelah Kato membuat cuitan diatas, banyak sekali netizen yang mendukung tertama dari para penggemar olahraga tenis, beberapa pemain profesional pun ikut mendukung Kato dan memberikan semangat dan menyayangkan keputusan yang diambil.

Salah satu dukungan tersebut berasal dari sesama atlit tenis profesional bernama Alize Cornet:

Insane decision. I really feel sorry for you 😔 but a lot of players (except Marie and Sara obviously) are supporting you ✊ - Alize Cornet

Happy Ending untuk Kato

Walaupun sudah didiskualifikasi dari kelas double, Miyu Kato  dan  Aldila Sutjiadi tidak langsung ciut. Mereka ikut lagi di kelas mix double dengan pasangan masing - masing. Mereka berdua pun bertemu di semi final dan Miyu kato berhasil menjuarai kelas mix double dengan pasangannya bernama Tim Putz.

Diwaktu yang bersamaan juga Kato memberitahu bahwa dia sedang melakukan banding agar keputusan diskualifikasi sebelumnya dibatalkan dan mengembalikan poin dan hadiah uang yang sebelumnya dibatalkan oleh panitia.

Selain itu, Kato juga bertemu kembali dengan Ball Girl yang terkena bola tenis di pertandingan kontroversial itu. Kato memberikan hadiah kepada Ball Girl ini dan mereka juga terlihat berfoto bersama dan dibagikan oleh Kato di akun Twitter nya.

Semoga hal memalukan seperti ini tidak terulang kembali ya, sesama atlit harus saling menghagai dan menjunjung tinggi nilai sportifitas. Semoga kita semua bisa belajar dari kejadian ini.

Baca juga:

Penulis blog

Rindi Putra
Rindi Putra
Graphic Designer & Technology Junkie Graduated with 'International Trade Management' Major | 2 Years of Professional career on International Shipping Company & 3 Years career on Local Fashion Brand Company | 10 Years (and still counting) as Digital content creator. Feel free to connect with me on Social Media Twitter/Instagram: @rindiputra

Tidak ada komentar

Mohon maaf komentar Anda tidak akan langsung muncul karena ada proses moderasi. Terpaksa harus dilakukan untuk menyaring komentar spam yang merugikan banyak pihak. Terima kasih atas pengertiannya. Selamat membaca!