Telepon dari Greater Jakarta Apakah Penipuan? Apakah Berhahaya? Berikut penelusuran kami

Rindi Putra Rindi Putra
29 Komentar
Beranda
Crime
News
Security
Telepon dari Greater Jakarta Apakah Penipuan? Apakah Berhahaya? Berikut penelusuran kami
Telepon dari Greater Jakarta apakah penipuan? Berikut penelusuran kami

Dapat telepon dari Greater Jakarta dan menawarkan hadiah atau menawarkan sesuatu? Anda tidak sendiri. Beberapa hari belakangan ini saya mendapatkan pertanyaan seputar greater jakarta yang kadang menawarkan hadiah atau layanan lainnya. Apakah Greater Jakarta berbahaya?

Jadi, Greater Jakarta artinya itu apa? Dari informasi yang saya dapatkan Greater jakarta bukanlah sebuah perusahaan atau kelompok apapun. Greater Jakarta mengacu pada lokasi dimana penelepon berasal melalui kode telepon yang digunakan, dalam hal ini yaitu lokasi Jakarta dan sekitarnya.

Smartphone jaman now sudah ada yang bisa mengenali atau menunjukan nama kota atau lokasi dari mana penelepon berasal walaupun nomor tersebut tidak pernah kita simpan/save di daftar kontak kita. Mereka melakukan pengenalan menggunakan kode telepon yang digunakan si penelepon.

Jadi jika penelepon menggunakan telepon rumah/kantor yang ada di Jakarta dan sekitarnya dengan kode telepon 021, maka di layar telepon kita akan muncul nama telpon Greater Jakarta, yang berarti telepon tersebut berasal dari daerah Jakarta dan sekitarnya (JABODETABEK).

Telepon dari Greater Jakarta apakah penipuan? apakah berbahaya?

Untuk apa Greater Jakarta menelpon? penipuan atau bukan? Kalau sudah seperti ini kita tidak bisa mengeneralisir bahwa semua telepon yang berasal dari Greater Jakarta adalah penipuan dan berbahaya. Karena dalam satu kota sudah pasti banyak nomor telepon, bisa itu dimiliki oleh penipu atau bisa juga perusahaan asli yang memang melakukan bisnis.

+6221 Itu nomor siapa?

Nomor tersebut adalah kode nomor telepon awal untuk seluruh nomor telepon kabel (telkom) baik telpon kantor maupun telpon rumah yang berasal dari daerah Jakarata. +6221..... adalah format nomor internasional, kalau di Indonesia bisa diganti dengan 021. Kode 021 adalah kode area Jakarta (dan sekitarnya.

Contoh lainnya, jika nomor tersebut diawali dengan kode 022, berari nomor telepon tersebut berasal dari daerah Kota dan Kabupaten Bandung (dan sekitarnya).

Jadi, belum bisa disimplukan apakah nomor yang menelepon benear - benar asli atau hanya penipuan. Untuk itu kita harus menilai dari setiap telepon yang menghubungi kita, bisa jadi itu hanya penawaran asuransi, survey perusahaan, atau bisa juga penipuan.

Untuk penawaran asuransi biasanya mereka memberitahu apa saja yang akan kita dapatkan jika kita mendaftar ke asuransi yang mereka tawarkan seperti uang santunan, biaya rawat inap ditanggung, dll. Sebenarnya untuk penawaran asuransi ini kita bisa langsung stop dari awal percakapan jika kita memang tidak berminat.

Namun biasanya mereka langsung berbicara panjang lebar dan sulit untuk dipotong. Kalau sudah seperti itu biarkan saja mereka selesai berbicara, karena diakhir pembicaraan biasanya mereka bertanya "apakah bapak sudah mengerti?" atau "Apakah bapak setuju?". Jika sudah ditanya seperti itu langsung saja bilang "maaf saya tidak berminat" untuk memberi ketegasan bahwa kita benar - benar menolak atau tidak ingin melanjutkan percakapan.

Jika mereka mengaku hanya ingin melakukan survey, silahkan saja jawab seperlunya, tapi jika sudah bertanya data - data pribadi seperti nomor rekening, anda patut waspada. Jika anda memang tidak minat untuk menjawab langsung saja tolak di awal pembicaraaan dan bilang "Maaf mas saya tidak bersedia untuk ditanya-tanya" kalau memang mereka profesional pastinya mereka akan faham dan segera menutup telepon.

Beberapa nomor yang sering ditanyakan di internet:

  • 02180629889 nomor siapa? Ini adalah nomor marketing asuransi BCA Life (sudah dikonfirmasi pihak BCA di Twitter)
  • 02150814000 nomor siapa? Ini adalah nomor marketing MANDIRI Kartu Kredit (sudah dikonfirmasi pihak Mandiri di Twitter)
  • 02150849090 dan 02180643104 nomor siapa? Kedua nomor tersebut adalah nomor telepon official GOJEK (sudah dikonfirmasi pihak gojek di website resminya)
  • dan masih banyak lagi nomor - nomor official lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu

Catatan: Nomor diatas bisa berubah sewaktu - waktu, jadi sebaiknya anda juga pastikan lagi ya ke perusahaan masing - masing diatas, mintai konfirmasi apakah nomor tersebut masih dimiliki oleh mereka atau sudah diganti.

Apa yang Dimaksud dengan Nomor Spam?

Untuk beberapa telepon, apalagi bagi Anda yang sudah menggunakan aplikasi Caller ID, biasanya ada nomor tidak dikenal yang menelepon dan sudah diberi tanda "SPAM". Jika sebuah nomor sudah ditandai sebagai nomor Spam, maka anda perlu hati - hati.

Nomor Spam adalah nomor telepon yang telah mendapat banyak aduan atau banyak ditandai oleh orang lain sebagai nomor yang perlu diwaspadai, walaupun mungkin hanya sekedar survei atau menawarkan asuransi, tetap saja nomor tersebut hampir dipastikan tidak bermanfaat dan hanya akan membuang waktu anda.

Jadi jika Anda mendapatkan telepon masuk dari nomor yang sudah ditandai dengan kata - kata SPAM lebih baik diabaikan atau ditolak saja. Kalau sudah terlalu sering menelepon, anda juga bisa memblokir nomor tersebut agar nomor tidak dikenal tersebut tidak bisa menelepon kita lagi.

Bagaimana cara menghentikan spam Call?

Banyak cara untuk memblokir atau menghentikan spam call yang mengganggu. Berikut ini adalah salah satu cara agar semua spam call diblokir. Langkah - langkahnya mungkin agak sedikit berbeda, tergantung jenis smartphone yang anda gunakan, tetapi pada prinsipnya sama saja, kita akan mengatur call blocking atau spam call settings.

  • Buka aplikasi telepon
  • Buka bagian Settings (Pengaturan)
  • Cari dan buka pengaturan Call Blocking atau Spam dan penyaringan
  • Aktifkan fitur "Filter panggilan telepon spam" atau kata - kata yang mirip lainnya. Anda juga dapat memasukan atau block nomor telepon secara spesifik agar nomor tersebut otomatis di block saat mencoba menelepon ke nomor anda.

Waspada terhadap penipuan

Untuk telepon penipuan banyak sekali modusnya, namun tetap dapat dikenali. Salah satu ciri penipuan via telepon adalah mereka akan menyuruh kita untuk melakukan berbagai hal yang tidak masuk akal seperti harus mengirim uang dulu, atau harus mengisi saldo shopeepay dulu biar hadiahnya masuk, dan modus - modus lainnya.

Seperti yang sering saya bilang, jika anda tidak pernah mendaftar di suatu undian namun anda ditelepon menang undian, kemungkina besar itu penipuan.

Ada juga sistem menang hadiah namun kita harus melakukan pembelanjaan dulu di toko mereka. Ini namanya teknik marketing, bukan bagi - bagi hadiah. Cara seperti ini sering dilakukan oleh perusahaan bernama Easy Shopping, pembahasan lengkapnya silahkan baca di artikel dibawah ini.

Hal yang perlu dihindari dalam berkomunikasi dengan telepon

Jangan pernah memberikan data - data pribadi anda, termasuk detail KTP, detail alamat rumah, apalagi yang bersangkutan dengan data rekening anda di Bank. walaupun anda tidak memberitahukan nomor PIN ataupun password akun bank anda, beberapa penipu bisa saja menebak PIN atau password anda.

Jika memang tidak yakin atau tidak kenal, lebih baik diabaikan saja teleponnya. Jika mengaku dari sebuah bank atau perusahaan yang anda kenal, lebih baik datang saja langsung ke kantor banka tau ke perusahaan tersebut secara langsung.

Bilang saja bahwa anda akan memberitahukan data - data tersebut ke petugas langsung di kantor.

Jangan terbawa suasana

Banyak sekali pembaca yang 'curhat' bahwa mereka tahu ada yang tidak beres, tetapi tetap saja mengikuti semua perintah dari penelepon. Hal seperti ini salah satunya dikarenakan kita sebagai yang ditelepon terbawa suasana bahwa kita akan mendapatkan hadiah yang besar, sehingga hal - hal lain dianggap menjadi tidak terlalu penting.

Untuk itu, usahakan selalu tenang dan tetap berfikir logis. Jika anda masih bingung ini penipuan atau bukan, saya sarankan untuk meminta waktu berfikir paling sedikit satu hari. Karena biasanya pikiran kita akan lebih jernih jika telah beristirahat.

Semoga tulisan mengenai greater jakarta apakah penipuan atau bukan ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan silahkan simpan di kolom komentar seperti biasa. Tetaplah menjadi pengguna yang bijak!

Baca juga:

Penulis blog

Rindi Putra
Rindi Putra
Graphic Designer & Technology Junkie Graduated with 'International Trade Management' Major | 2 Years of Professional career on International Shipping Company & 3 Years career on Local Fashion Brand Company | 10 Years (and still counting) as Digital content creator. Feel free to connect with me on Social Media Twitter/Instagram: @rindiputra

29 komentar

  1. Anonim
    Anonim
    Minggu, November 19, 2023
    Ini gimana ya saya di tlp juga sama Greater jakarta dan saya udh ksih nomor SIM saya dan alamat saya dan meng iyakan semua perkataan nya
    Trus beberapa hari kemudian dia kirim buku polis asuransi jiwa, lewat pos, dan waktu itu malam sekitaran jam 9 lewat saya cek saldo rekening sudh di ambil 310rb trus saya cepat cepat ke ATM ngambil semua uang dan ngeblokir kartu ATM saya
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Minggu, November 19, 2023
      Waduh. Menurut saya sih mending langsung saja telelpon pihak asuransinya. Minta mereka membatalkan akun kamu. Bilang saja pas ditelepon tidak mengerti dan tidak tahu bahwa akan dikenai biaya.
  2. horang ilang๐Ÿšบ ( ✋˘ ˘๐Ÿ‘Œ )๐Ÿ’จ๐Ÿ’จ
    horang ilang๐Ÿšบ ( ✋˘ ˘๐Ÿ‘Œ )๐Ÿ’จ๐Ÿ’จ
    Minggu, Oktober 01, 2023
    Dari kemarin saya di telpon oleh nomor tidak di kenal. Ada juga yang dari grater jakarta. Saya blokir semua panggilan dari nomor tak dikenal. Masalahnya mereka menelpon nya berkali-kali dengan nomor yang tidak sama. Saya risih nih kak. Apa harus saya angkat atau abaikan, masalah nya kalau seperti ini terus saya tidak bisa membedakan mana nomor orang yang mungkin saya kenal dan nomor dari orang tidak dikenal.
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Senin, Oktober 02, 2023
      Kalau seperti itu jatuhnya seperti di teror ya. Kalau saya pribadi sih mending langsung di blok aja nomor2 nya yang nelpon beberapa hari kedepan. Baru setelah reda bisa diangkat2 lagi nomor2 yang tidak dikenal nya, kalau memang penting. Atau diangkat satu2 terus kalau sudah tercium bau2 promosi atau gak jelas langsung tutup aja dan langsung blok nomornya.
  3. Nurul zahra aulia
    Nurul zahra aulia
    Rabu, Mei 11, 2022
    Saya baru di telfon greater Jakarta,di tanya nama,sama kelas,apakah itu berbahaya atau penipuan ?
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Rabu, Mei 11, 2022
      Banyak kemungkinan, tapi untuk saat ini kalau ada yang nanya2 tentang data pribadi lebih baik dihindari untuk mengurangi resiko penipuan.
  4. Indah setyowati
    Indah setyowati
    Senin, Maret 21, 2022
    Aku barusan aja tgl 20 Maret 2020 dpet telfon.kok tau nama aku rumah aku tau pakai BRI Britama .waktu bikin di Cikarang timur.
    Dia bilng ada dana ansuransi kecelakaan selama 2 Thun. bisa diwariskan juga ke anak atau ke suami.
    Tadi minta tgl lahir.sama alamat rumah.aku setuju ajaa gimna kak .
    Aku kasih datanya nomer nik juga
    Ga lama aku buru2 ambil uang di ATM.aku ambil semua uangnya takut di bobol.
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Selasa, Maret 22, 2022
      Harus diperjelas dulu, apakah kita tetap harus bayar premi nya tiap bulan, atau memang gratis sebagai bentuk terimakasih bank karena kita telah loyal menabung. Itu juga kalau memang benar telepon dari asuransi resmi ya. Kalaupun itu modus sepertinya bukan untuk membobol bank, melainkan mengumpulkan data pribadi dan selanjutnya mereka jual dalam jumlah yang banyak.
  5. Unknown
    Unknown
    Senin, Maret 14, 2022
    Tadi pagi Q dtlpon berkali2 katanya dpt hadiah 25 jt itu beneran g sih
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Senin, Maret 14, 2022
      Coba dibaca lagi pelan - pelan tulisan diatas ya, sudah dijelaskan disana.
  6. Slamet R.
    Slamet R.
    Kamis, Januari 20, 2022
    Saya barusan di telfon dari greater jakarta. Dia menanyakan nama dan alamat saya apakah bener dengan yg disampaikan pihak greater jakarta. Jadi saya jawab iya bener. Apakah kalau menanyakan no KTP harus harus dijawab kk. Mohon informasi nya kk. Soalnya barusan saya sudah memberikan no. KTP saya. Cuma karena saya kurang yakin. Jadi 1 angka no. Ktp saya. Tidak saya benarkan...
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Kamis, Januari 20, 2022
      Kalau kita tidak yakin siapa yang bertanya (termasuk mengaku - ngaku) sebaiknya dihindari, ditolak saja. Sekalipun mereka berjanji akan mengirim hadiah atau memberi sesuatu, kebanyakan itu hanya modus.
  7. Unknown
    Unknown
    Jumat, Januari 14, 2022
    dah 2 hari ini sy dpt telepon dr greater jakarta..dan nmry jg beda2.tdk sy angkat.lgsg aj sy blokir.di wa jg ada yg wa nmr ga kenal menyebutkan kl sy telah berhasil dg ajuan pinjaman sy sebesar 30 jt.pdhl sy tidak pernah ngajuin pinjaman.dan nmry lgsg sy blokir jg.apakah itu penipuan?
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Jumat, Januari 14, 2022
      Kalau dilihat dari caranya sih patut dicurigai, apalagi sekarang jaman pinjaman online ilegal. Lebih baik diabaikan saja.
  8. Sidiq1402
    Sidiq1402
    Senin, Januari 10, 2022
    Ya allah saya baru kemaren sekitar 3 hari lalu dpet telpon survey dan bodohnya saya menjawab dengan apa yg mereka tanyakan, seprti domisili identitas diri dan pekerjaan bahkan sampai bertanya apakah punya kartukredit apa tidak, apakah itu termasuk penipuan?
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Selasa, Januari 11, 2022
      Belum tentu penipuan, tapi kebanyakan yang tanya - tanya seperti itu tidak memberikan kita keuntungan apapun, mereka hanya butuh data pribadi kita. Jadi sebaiknya kalau nanti ditelpon lagi lebih baik ditolak saja, kecuali memang yang telpon anda kenal atau dari nomor resmi.
  9. Unknown
    Unknown
    Rabu, Januari 05, 2022
    Sy di telpon dri greater Jakarta,katax sy dpt poin 900 ribu dri brbalnja online di shopee,lazada, Bukalapak dll...
    Sy dsruh pilih brg yg akn di kirimkn ke almt sy,dn sy memilih sebuah jam tangan Fossil,tpi sy dsruh byar 398 ribu,krna jm trsbut hrgas aslix 1,298 ribu,tpi di potong 900ribu..dn brg tersebut COD..
    Apakh itu berupa penipuan atw gmna yh?
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Rabu, Januari 05, 2022
      Segala macam penawaran/hadiah yang mengharuskan kita bayar/keluar uang dulu patut dicurigai, kalau saya pribadi sih lebih baik diabaikan saja, tidak sebanding dengan potensi kerugiannya. Apalagi alasannya juga kurang masuk akal, pakai nama e-commers yang berbeda perusahaan dan ga ada kaitan sama sekali.
    2. Unknown
      Unknown
      Kamis, Februari 17, 2022
      Jd gmn kelanjutannya,sy jg barusan di telpon seperti itu
  10. Unknown
    Unknown
    Jumat, Desember 17, 2021
    Saya dapat juga sekarang dari TLP greater Jakarta..tapi saya tidak angkat2..
    Awalnya sya maen tiktok terus muncul pinjol mau sy skip malah ke klik mengajukan..langsung saya keluar dari tiktok.saya hapus tiktok saya..sya hapus semua foto 2 rekening pribadi karna saya tau ini pasti akan bahaya.dan akhirnya benar ada TLP dari greater jakarta.saya tidak angkt2.krn saya takut.. sampe sya ganti nomor sekarang.
  11. Tampilkan selengkapnya
  12. Unknown
    Unknown
    Jumat, Desember 17, 2021
    Saya ditelepon dan ditanya nama saya bener xxxxx saya jawab iya, dan telepon di matikan. Apa yang harus saya lakukan?
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Minggu, Desember 19, 2021
      Kalau hanya tanya nama doang sih belum bisa dpastikan apakah itu berbahaya atau tidak, tapi dijadikan pelajaran saja, kalau kedepannya ada yang nanya lagi jangan langsung dijawab, ditanya dulu siapa yang telpon dan tujuannya untuk apa, kalau masih kurang nyaman ya ditolak saja atau tutup saja teleponnya.
  13. Faris Artikel
    Faris Artikel
    Selasa, Desember 14, 2021
    Seminggu ini bisa ditelpon sampai 10 kali dari grater jakarta, nomernya beda2 pula, Mantab gan infonya bermanfaat
  14. Unknown
    Unknown
    Rabu, November 03, 2021
    Saya di tlpon dari greter jakarta katanya menang hadiah undian tidak di pungut biaya hanya pajak dan bea cukai sebesar 99000 itu pun sesudah barang datang..apakah itu penipuan
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Kamis, November 04, 2021
      99000 itu hitungannya dari mana? Menurut saya sih dari hitungan itu saja sudah tidak jelas dan terlihat asal jeplak, hadiah nya pun pastinya lebih tidak jelas lagi. Dan setahu saya undian berhadiah itu tidak ada hubungannya sama bea cukai.
  15. Unknown
    Unknown
    Kamis, September 09, 2021
    Assalamualaikum. Saya juga pernah di telepon bahwa sya menang undian 1miliyar krna bpk sudah menjawab benar. Ya EMG sya pernah menjawab undian di aplikasi yang undian nya berupa uang 1miliar. dan pagi ini ada yg telepon bahwa BPK dptma nanya alamat" dan RT. Sya berpikir sejenak apa benar. Atau hanya penipuan. Dan sya coba nanya mbak apa kah sya akan mengeluarkan dana untuk hadiah ini. Mbak itu menjwab tidak mas ini gratis katany. Tidak di pungut biaya sepeserpun.
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Jumat, September 10, 2021
      Kalau itu sih kembali lagi ke pribadi masing2, kalau mau dilanjutkan prosesnya ya silahkan tidak ada yang melarang. Tapi kalau pendapat saya pribadi sih lebih baik dihindari untuk kuis2 atau undian seperti itu, walaupun tidak dipungut biaya, bisa jadi kita rugi di sisi lain, seperti data pribadi atau informasi penting lainnya.
  16. Unknown
    Unknown
    Sabtu, Agustus 28, 2021
    Apakah ini beneran mendapat kan hadiah sebesar 1 miliar
    1. Rindi Putra
      Rindi Putra
      Sabtu, Agustus 28, 2021
      Coba baca lagi ya tulisan diatas pelan-pelan, sudah saya jelaskan maksud dari telepon - telepon tersebut.
Mohon maaf komentar Anda tidak akan langsung muncul karena ada proses moderasi. Terpaksa harus dilakukan untuk menyaring komentar spam yang merugikan banyak pihak. Terima kasih atas pengertiannya. Selamat membaca!