Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data IniHati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati bila ada yang menelepon anda dan bertanya hal – hal atau data yang mungkin anda anggap biasa saja tetapi sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari hilang pulsa sampai hilang tabungan di Bank.

 Teknologi semakin berkembang begitu juga dengan modus – modus kejahatan yang juga mengikuti perkembangan jaman, dari mulai penipuan yang menguras pulsa sampai kepada penipuan yang menguras uang yang ada didalam rekening korban. Terlepas dari kesigapan pihak berwajib dalam menumpas kejahatan seperti ini, ada baiknya kita sebagai masyarakat lebih dahulu melindungi diri dan mulai berhati – hati.

Artikel ini dibuat berawal dari maraknya penipuan yang memanfaatkan kelengahan calon korbannya, berikut ini adalah salah satu cerita asli (kisah nyata) yang kami dapatkan dari salah satu postingan teman kami di Facebook yaitu saudari Dilla Sholfikar Putri yang copy dari postingan temannya. Setelah itu kita akan bahas data apa saja yang harus kita proteksi sebagai masyarakat umum agar terhindar dari modus – modus penipuan yang sejenis.



Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Dari cerita tersebut korban mendapat telepon dari nomor +62282 yang memberitahu seakan – akan penelepon berasal dari salah satu operator dan meminta korban untuk mengikuti instruksinya, yaitu mengirim permohonan penggantian nomor dengan menyuhur mengirim SMS ke 4949, selanjutnya nomor PIN atau ‘angka rahasi’ yang seharusnya tidak diberitahukan kepada pihak manapun, termasuk customer service resmi, diminta untuk disebutkan oleh penipu.

Setelah disebutkan nomor PIN diberitahukan kepada penipu (penelepon), maka tujuan sang penipu sudah tercapai dan setelah itu dapat kita tebak kelanjutannya, nomor hape akan diambil alih dan penipu leluasa untuk melakukan transaksi melalui nomor telepon yang didaftarkan oleh korban untuk terhubung pada salah satu rekening (Mobile Banking).

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini


Dari pengalaman yang dibagikan diatas dapat kita pelajari bahwa ternyata tindakan – tindakan kecil seperti menyebutkan beberapa nomor, atau menekan beberapa tombol  saja dapat membuat uang kita yang berada di bank ludes atau terkuras habis. Untuk itu kita perlu tahu bahwa ada beberapa data yang kita anggap biasa saja ternyata dapat dipergunakan untuk kegiatan yang tidak benar oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berikut ini data – data yang perlu mendapat perhatian ekstra, bila ada yang bertanya



Data – data ini tidak mutlak harus dirahasiakan, namun kita perlu lebih selektif lagi dan terus bertanya pada diri sendiri “Apakah orang atau pihak ini memang berhak mengetahui data tersebut?”. Pertanyaan juga tidak sebatas dari telepon, email atau percakapan biasapun juga perlu diwaspadai.
 
Bila memang pada tempatnya, seperti di customer service Bank, Gallery operator, atau tempat RESMI lainnya tidak jadi masalah, namun ketika tiba – tiba ada yang bertanya dan di tempat yang tidak biasa, kita harus mulai waspada, apalagi pada penelepon yang lokasi aslinya kita tidak tahu dimana.

#1. Password /PIN /Kode OTP (apapun)

Data ini sudah mutlak dan semua orang yang mempunyai password apapun baik itu password /PIN ATM Bank, Password email, ataupun password handphone sekalipun pasti sudah pernah diperingatkan untuk tidak memberikan password atau PIN tersebut kepada siapapun, termasuk teman ataupun saudara bila memang tidak dalam keadaan mendesak.

Bahkan bila kita memperhatikan, pasti semua customer service yang bekerja membantu kita membuatkan akun apapun (BANK, Kartu SIM, dll) tidak berani untuk bertanya langsung password yang kita gunakan. 

Di Bank, kita disediakan alat khusus untuk memasukan PIN ATM dan customer service ataupun teller akan memalingkan muka mereka ketika kita sedang memasukan nomor PIN tersebut, hal ini menandakan mereka menghargai privasi dari setiap nasabahnya. CS (Customer Service) di perusahaan manapun akan melakukan hal yang sama.

Namun perlu diketahui ternyata masih ada juga masyarakat umum yang tertipu dan akhirnya memberitahukan password atau PIN kepada para penipu tersebut. Maka dari itu tetap ingatkan siapapun yang menurut anda masih perlu mendapatkan penjelasan tentang penipuan seperti ini.

Sekarang ada lagi kode yang bersifat rahasia seperti password dan PIN, yaitu kode OTP. Kode OTP saat ini banyak digunakan oleh banyak website seperti toko online (shopee, tokopedia, dll) dan juga website bank sebagai tindakan pencegahan.

Namun karena banyak yang belum, akhirnya dimanfaatkan oleh para oknum penipu untuk mengakses akun korban. Biasanya calon korban diiming - imingi akan mendapatkan hadiah lalu diminta menyebutkan kode OTP yang dikirim ke nomor HP. 

Nyatanya kode OTP tersebut dikirim karena si penipu sedang berusaha mengakses akun calon korban, dan tinggal satu langkah lagi agar bisa masuk ke akun calon korban, yaitu kode OTP. Maka dari itu, selalu rahasiakan kode OTP dari siapapun.

#2 Nomor Rekening

Selanjutnya data yang harus anda rahasiakan adalah nomor rekening. Dengan banyaknya penawaran - penawaran via telepon, anda harus benar - benar selektif kepada siapa anda memberikan nomor rekening.

Dilihat dari telemarketing salah satu perusahaan, mereka bisa mengaktifkan sistem pembayaran instan atau pembayaran langganan otomatsi dari rekening nasabah ke rekening perusahaan mereka tanpa harus pergi ke bank.

Banyak sekali yang mengeluh saldo di rekeningnya berkurang karena sebelumnya sempat ditawari sebuah layanan dan ditanya nomor rekening oleh salah satu perusahaan. Beberapa hari kemudian uang di rekening mereka terdebit otomatis ke perusahaan layanan tersebut.

#3. Nama Orang Tua /Pasangan

Terdengar  sedikit “tidak mungkin” dari memberikan nama orangtua dapat membuat akun atau rekening bank kita terancam di manfaatkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab. Namun perlu diingat juga bahwa ini adalah salah satu data yang digunakan oleh pihak bank untuk mengkonfirmasi setiap proses atau perubahan yang sensitif untuk akun rekening anda.

Bila anda pernah melakukan permohonan blokir kartu ATM melalui telepon, maka anda pasti pernah ditanya nama orang tua sebagai salah satu syarat untuk memproses permintaan pemblokiran kartu ATM anda.

Tidak hanya di bank, data orantua juga digunakan oleh instansi lain sebagai data yang penting seperti pihak asuransi, provider seluler, kampus, dll.

#4. Alamat Rumah /Tempat Kerja

Yup! Alamat rumah juga dapat digunakan oleh orang – orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi mereka, tidak sedikit orang – orang yang tertipu dengan surat yang ‘seakan – akan’ pengumuman hadiah yang dikirim ke rumah dan tercantum nama pemilik rumah. Bila tidak jeli, kita akan masuk kedalam jebakan yang telah disiapkan oleh si pelaku.

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Untuk mengetahui lebih detail mengenai modus surat yang dikirim langsung ke rumah, bisa dibaca  artikel berikut ini:

#5. Tanggal Lahir

Bila anda masih ingat saat pertama kali mengaktifkan kartu perdana, anda diminta untuk mendaftarkan nomor baru tersebut ke nomor 4444, 4242, atau 4949 didalam data tersebut salah satunya anda diminta untuk mengirimkan tanggal lahir anda lengkap dengan bulan dan tahun. Data ini juga dipakai oleh customer service dari setiap provider bila kita mengajukan permintaan penggantian kartu, baik itu karena hilang, upgrade, ataupun rusak.

Saat kita meminta penggantian kartu ke galeri resmi, kita diharuskan untuk mengisi data diri dan salah satunya yaitu tanggal lahir, bila ada ketidak sesuaian data maka kita akan diminta untuk mengisi surat pernyataan diatas materai yang menyatakan bahwa data tersebut benar milik anda.

Diatas hanya salah satu contoh, data tanggal lahir juga dipergunakan untuk konfirmasi oleh instansi – instansi penting lainnya, seperti Bank, Asuransi, Sekolah, Kampus, dll. 

#6. Alamat Email

Alamat email saat ini sudah seperti alamat rumah atau KTP di dunia maya, ketika pihak penipu mengetahui alamat email anda, maka hanya tinggal password anda yang menjadi benteng terakhir dari data – data pribadi anda dan juga akses ke berbagai website atau aplikasi yang anda daftarkan melalui email tersebut.

Hal yang sangat sering terjadi ketika kita memberitahu email kita secara ‘sembarangan’ adalah aka nada banyak email masuk yang bersifat spamming yang berisi hal – hal yang tidak penting, mengganggu, bahkan sampai kepada ‘malware’ atau pesan yang sudah disusupi virus oleh pengirimnya. Bukan hanya mengganggu, tetapi kegiatan tersebut juga membuat email kita rentan terkena serangan virus.

Bagi anda yang belum mengetahui bahwa alamat email anda sangat berharga, di beberapa website yang berurusan dengan pengolahan data, mereka mempunyai penawaran khusus bagi orang – orang yang dapat menyetorkan sejumlah alamat email aktif (alamat email saja, tanpa password!) akan mendapatkan bayaran. Walaupun bayaran tersebut dikeluarkan /per seratus atau /per seribu email yang disetorkan, tetap saja hal ini menandakan bahwa alamat email anda mempunyai harga diluar sana.

Untuk mengetahui besarnya resiko bila kita tidak bijak dalam melindungi alamat email pribadi, bisa lihat contoh nya pada kasus yang dilakukan oleh pihak indo-hadiah.com yang memakai modus undian belanja untuk mengumpulkan data pelanggannya, termasuk alamat email.

#6. Nomor Telepon

Nomor telepon, khususnya telepon seluler saat ini sama pentingnya seperti email, bahkan beberapa aplikasi di smartphone seperti WhatsApp, Line, Facebook, dll sudah mulai beralih dari verifikasi via email menjadi verifikasi via nomor telepon. Meskipun dianggap lebih aman, tetapi nyatanya ada penipu yang berhasil mengambil alih nomor telepon seperti kasus cerita diawal artikel ini.

Nomor telepon juga akan menjadi gerbang bagi para penipu untuk membujuk calon korbannya, mulai dari berpura – pura mengumumkan undian berhadiah sampai pada pura – pura menjadi bagian administrasi di Rumah Sakit. Maka dari itu, selalu ingat – ingat kepada siapa anda pernah memberikan nomor telepon baik di dunia nyata maupun di internet.

#7. Klub Favorit, Hobi, Organisasi, Nama Peliharaan, dll

Terdengar aneh banget, tetapi faktanya data – data seperti klub favorit, makanan favorit, hobi, organisasi yang pernah diikuti, nama peliharaan sampai pada nama saudara dari ibu juga akan dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang memang ahli dibidangnya, dibidang penipuan.

Bila anda ingat saat pembuatan email atau akun lainnya, ada sebagian service yang meminta anda membuat pertanyaan rahasia, seperti “siapa nama guru anda waktu di Sekolah Dasar?” atau pertanyaan acak lainnya. Pertanyaan tersebut suatu saat akan ditanyakan kembali kepada anda bila ada data yang akan dirubah pada akun anda, khususnya data yang sensitif seperti password, nama, dll.

Maka dari itu, data apapun yang diminta anda sebutkan selalu ingatkan diri anda tentang resiko – resiko diatas, selalu bertanya ‘apakah data ini layak mereka dapatkan? Untuk kepentingan apa mereka bertanya? Dll.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan membuat kita semua, termasuk tim rinditech.com, lebih waspada dan berhati – hati terhadap bahaya keamanan dari data – data pribadi yang kita miliki. Bila ada pertanyaan atau sharing pengalaman tentang keamanan data pribadi silahkan simpan pada kolom komentar dibawah seperti biasa. #beWiseUser!

Artikel Terkait Lainnya:
Dapat Telepon Menang Undian dan Ingin Dikirim Surat ke Rumah? Cek Dulu!
Ciri SMS & Telpon Undian Palsu + Cara Melaporkannya [UPDATE]
Ciri Website Undian Palsu & Cara Melaporkannya [UPDATE]

COMMENTS

BLOGGER: 30
  1. Saat ini sepertinya pengamanan dua langkah memang harus diterapkan. Misalnya konfirmasi email dan hp. Memang kesannya lebih ribet, tapi jadinya lebih aman. Terutama yang berhubungan dengan akun keuangan.

    ReplyDelete
  2. tadi pagi saya dapat undian dri bri pas itu sya kasih no rekening it gemana

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau nomor rekening saja sepertinya masih aman, namun ada lebih baiknya di cek secara berkala. untuk kedepannya lebih selektif lagi jika ada yang bertanya data - data pribadi.

      Delete
  3. Saya juga dapat telpon memenagkan hadiah 1 miloiar dan udah terlanjur ngasih data alamat saya email saya dan aneh nya si penelpon bisa tau nama saya dan no telepon saya. Mdah mdhan tidak digunakan untuk hal hal yang merugikan amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. mudah - mudahan tidak digunakan untuk hal - hal yang merugikan ya gan. Harus lebih hati - hati lagi sekarang dalam melindungi data - data pribadi kita.

      Delete
  4. Maff saya mau bertanya saya tadi di telpon katanya dari pihak alodokter, saya diminta melengkapi data diri trus di suruh memberikan no rek, iti gimana ya saya takut data diri saya jadi tercuri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelumnya apakah bapak/ibu pernah menghubungi alodokter? jika belum pernah kemungkinan besar itu penipuan. Di cek saja saldo rekeningnya secara berkala dan jika ada password yang mudah ditebak, segera diganti.

      Delete
    2. Kalau misal pernah mengakses Alodokter dan ditanyain nik, sama no rek itu gimana? Kira² penipuan ga ya?

      Delete
    3. Dari informasi yang saya dapatkan itu memang benar dari tim marketing Alodokter yang nawarin asuransi. Kalau memang tidak butuh lebih baik ditolak saja tawarannya.

      Delete
    4. Saya tadi juga di telfon dari lihak alodokter. Minta nik juga no rekenkng. Nik saya kasih, tapi kalo no rekening tidak saya kasih.

      Delete
  5. Iya nih alodokter nelpon terus dgn janji bisa dapat 2jt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya itu bukan mau ngasih uang, tapi mau nawarin jasa asuransi SENILAI 2jt. Jadi kalau misalnya gak sakit atau gak ngeklaim sampai akhir ya hangus. Kecuali kalau ada perjanjian khusus dan jelas disebutkan bahwa uang tersebut BISA DICAIRKAN walaupun gak sakit, ya beda urusan

      Delete
  6. Saya tadi ditelpon dari pihak alodokter trs minta identitas itu maksudnya gimna?

    ReplyDelete
    Replies
    1. enaknya sih ditanyakan langsung ke pihak alodokter ya, hehe... Tapi kalau dilihat sekilas dsih menurut saya itu adalah salah satu kegiatan marketing mereka untuk mendapatkan nasabah baru

      Delete
  7. Saya dapat telfon yang mengaku customer service allodokter 02186659790 menawarkan beberapa programnya dan juga bilangnya ada program asuransi untuk DBD senilai 2 juta dan berlaku hanya satu tahun. Lalu diminta data diri sampai nomor rekening. Tapi untuk nomor rekening saya belim kasih karena masih sangat takut itu hanya salah satu penipuan. Sebab 3 nomor pertama yang menelfon di panggilan hp saya itu nomor spam. Jadi saya meragukannya. Mohon dibantu min itu asli dari pihak allodokter atau bukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di akun twitter nya alo dokter sudah rame sih sebenernya, dan pihak AloDokter pun mengakui bahwa telepon2 itu dari tim marketing mereka. Banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan telepon dari tim marketing mereka, karena ditelpon berkali - kali dan juga diminta data - data pribadi yang membuat tidak nyaman.

      Kalau nanti ditelpon lagi, munta saja untuk nomor anda dihapus dari daftar disana dan minta jangan telpon lagi.

      Delete
  8. Kalau sudah terlanjur memberikan nomer NIK itu berbahaya atau tidak Min? Saya habis di telpon sama yang ngaku" dari alodokter, nawarin asuransi gitu. Dia minta nomer nik dan nomer rekening, saya kasih nomer NIK nya saja, nomer rek nya enggak.Saya khawatir nomer NIK saya Min :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung siapa yang memintanya, kalau memang dari alodokter ya paling digunakan buat verifikasi pendaftaran asuransi. hehe kalau sama oknum ya bisa dijual datanya. Untuk kedepannya lebih berhati - hati aja kalau ada yang nanya data - data pribadi. Kalau memang tidak penting - penting amat ya lebih baik tidak diberikan

      Delete
  9. Hari ini saya mendapatkan telpon dari pihak yang mengaku alodokter. Mereka menawarkan asuransi dan bodohnya saya memberikan data pribadi seperti tgl lahir, nomor telpon, nomor rekening, dan bahkan alamat email. Apakah itu benar dari alodokter min? Dan bagaimanakah agar saya dapat mengajukan pembatalan asuransi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak bisa dipastikan, tapi di Twitter nya Alodokter menyatakan bahwa memang ada beberapa tim marketing mereka yang sedang gencar menawarkan asuransi. Kalau mau mengajukan pembatalan ya tinggal dihubungi saja CS nya, atau langsung aja hubungi CS Alodokter di twitter. Nanti dipandu dari sana, sudah banyak kok yang melakukan pembatalan lewat twitternya Alodokter

      Delete
  10. Hi kak sy br saja kena penipuan permintaan data diri. D tlp org ngaku nya dr bni nawarin kartu kredit. Awal nya sy tolak tp krn cukup pintar bicara, sy lengah memberi info data diri nama ibu kandung dan alamat kantor. Untuk nik spt nya yg bersangkutan sdh pegang data saya krn sempat memberitahukan nik sy. Bgmn y kak antisipasinya supaya tidak disalahgunakan lebih jauh? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek password atau PIN yang digunakan di akun email, bank, toko online, dll. Kalau ada password yang kiranya mudah ditebak atau berhubungan dengan data2 yang sudah dikasih, segera ganti. Semoga semuanya aman dan untuk kedepannya harus berhati - hati lagi

      Delete
    2. Kak, sama dari alodokter juga, aku juga ditelpon gitu, mereka dah tau sendiri email aku, kalau aku diemin aja panggilan mereka, atau gk aku respon nanti ada masalah nggk sama email aku, soalnya email aku tu buat sekolah aku kak😭

      Delete
    3. Ga ada masalah. Setau saya mereka hanya tau alamat email tanpa password, jadi aman - aman saja sih. Abaikan atau tandai sebagai spam saja nomornya nanti juga berhenti nelpon

      Delete
  11. Sya juga min habis dihubungi alodokter.. sya sudh kasihkan nomer rek sya tgal lhir sya dan almt lngkap sya ...ada dampaknya gak min atau gimna cra antisipasinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dampak langsung sebenarnya ga ada ya, tapi yang jelas sekarang data kamu sudah ada di alodokter. Semoga saja mereka tetap mematuhi peraturan tentang privasi pengguna dan gak mempergunakannya atau menyebarluaskannya untuk kepentingan pribadi. Kalau memang mau data kamu dihapus dari database nya alodokter satu - satunya cara ya langsung hubungi mereka dan minta untuk segala data pribadi kamu untuk dihapus dari database mereka

      Delete
  12. Min, aku tadi ditelfon dari alodoc katanya, aku kasih nama lengkap, tanggal lahir, sama email, tapi dia minta no rek, aku gak kasih, apakah bakal ada masalah kedepannya?
    Takutnya nanti ada masalah pada data pribadi aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seharusnya sih ga ada masalah ya selama pihak alodokter mengikuti aturan tentang kerahasiaan data pribadi. Dijadikan pelajaran saja, untuk kedepannya harus lebih selektif lagi dalam memberikan data - data pribadi

      Delete
  13. Iya aku juga ni di telvon dari alodocter , terus dia ngomongnya cepat kali ,aku di tanyak nama sama alamat dan TTL,Juga no rek, kemudian di akhir pmbicaraan dia bilang setujuuu ? jadi aku jawab setujuuu aja 😐
    Terus dia tau alamat email ya memang si email ku pake pasword min kalau login
    Cuma katanya dia mau kirim email lagi aku cek email ku g ada tu masuk dr alodoc gmn ni min?
    Aih mau nanyak itu biaya mksudnya gmn krburu ngucap slam lagi
    Tp aku uda kirim email ke alodoc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah satu teknik telemarketing ya seperti itu, ngomong cepat hingga calon nasabah gak bisa ngikutin apa yang dijelaskan, tau2 disuruh jawab singkat2 aja. Kalau mau fast respond di telepon aja CS nya, atau hubungi via sosmed nya alodokter (twitter). Tanya status dari akun atas nama kamu, kalau mau membatalkan bisa langsung minta saja batalkan

      Delete
TIPS BERKOMENTAR:
Klik (sampai muncul ceklis) kotak putih kecil pada bagian "Notify me" agar mendapatkan notifikasi apabila komentar atau pertanyaan kamu telah mendapat balasan :)
Terimakasih atas partisipasi aktifnya di halaman RindiTech.com :)

Name

Accessories,6,Adobe,2,Android,35,Apple,32,Apps,14,ASUS,16,Automotive,14,Biografi,3,Blackberry,12,Blogging,15,Computer,5,Corel,11,Crime,23,Design,6,Facebook,24,Finance,39,Formula 1,4,Games,28,Google,24,HTML,5,Instagram,18,Internet,66,Microsoft,25,Modem,10,Motorola,3,Muslim Corner,10,News,239,OPPO,1,Peraturan,5,PlayStation,3,Productivity,28,Review,53,Robot,1,Samsung,22,Security,43,SEO,1,Smartphone,5,Social Media,55,Software,22,Sony,5,Sponsored,3,Telegram,2,TikTok,2,Tips 'n Trick,239,Toko Online,39,Tutorial,266,Virtual Reality,1,WhatsApp,28,Windows,8,XBOX,4,Xiaomi,29,YouTube,15,
ltr
item
Rindi Tech: Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati bila ada yang menelepon anda dan bertanya hal – hal atau data yang mungkin anda anggap biasa saja tetapi sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari hilang pulsa sampai hilang tabungan di Bank.
https://1.bp.blogspot.com/-vUOKgsJiIJA/Xwpm0f0a47I/AAAAAAAAIq8/Kt32AT4kpK8YT_IV1B8EKcVwvUFCNnjlACLcBGAsYHQ/w640-h376/Hati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIniHati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIni.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-vUOKgsJiIJA/Xwpm0f0a47I/AAAAAAAAIq8/Kt32AT4kpK8YT_IV1B8EKcVwvUFCNnjlACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h376/Hati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIniHati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIni.jpg
Rindi Tech
https://www.rinditech.com/2017/07/hati-hati-penelepon-bertanya-data-data.html
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/2017/07/hati-hati-penelepon-bertanya-data-data.html
true
2075561899425353581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content