Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data IniHati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati bila ada yang menelepon anda dan bertanya hal – hal atau data yang mungkin anda anggap biasa saja tetapi sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari hilang pulsa sampai hilang tabungan di Bank.

 Teknologi semakin berkembang begitu juga dengan modus – modus kejahatan yang juga mengikuti perkembangan jaman, dari mulai penipuan yang menguras pulsa sampai kepada penipuan yang menguras uang yang ada didalam rekening korban. Terlepas dari kesigapan pihak berwajib dalam menumpas kejahatan seperti ini, ada baiknya kita sebagai masyarakat lebih dahulu melindungi diri dan mulai berhati – hati.

Artikel ini dibuat berawal dari maraknya penipuan yang memanfaatkan kelengahan calon korbannya, berikut ini adalah salah satu cerita asli (kisah nyata) yang kami dapatkan dari salah satu postingan teman kami di Facebook yaitu saudari Dilla Sholfikar Putri yang copy dari postingan temannya. Setelah itu kita akan bahas data apa saja yang harus kita proteksi sebagai masyarakat umum agar terhindar dari modus – modus penipuan yang sejenis.



Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Dari cerita tersebut korban mendapat telepon dari nomor +62282 yang memberitahu seakan – akan penelepon berasal dari salah satu operator dan meminta korban untuk mengikuti instruksinya, yaitu mengirim permohonan penggantian nomor dengan menyuhur mengirim SMS ke 4949, selanjutnya nomor PIN atau ‘angka rahasi’ yang seharusnya tidak diberitahukan kepada pihak manapun, termasuk customer service resmi, diminta untuk disebutkan oleh penipu.

Setelah disebutkan nomor PIN diberitahukan kepada penipu (penelepon), maka tujuan sang penipu sudah tercapai dan setelah itu dapat kita tebak kelanjutannya, nomor hape akan diambil alih dan penipu leluasa untuk melakukan transaksi melalui nomor telepon yang didaftarkan oleh korban untuk terhubung pada salah satu rekening (Mobile Banking).

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini


Dari pengalaman yang dibagikan diatas dapat kita pelajari bahwa ternyata tindakan – tindakan kecil seperti menyebutkan beberapa nomor, atau menekan beberapa tombol  saja dapat membuat uang kita yang berada di bank ludes atau terkuras habis. Untuk itu kita perlu tahu bahwa ada beberapa data yang kita anggap biasa saja ternyata dapat dipergunakan untuk kegiatan yang tidak benar oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berikut ini data – data yang perlu mendapat perhatian ekstra, bila ada yang bertanya



Data – data ini tidak mutlak harus dirahasiakan, namun kita perlu lebih selektif lagi dan terus bertanya pada diri sendiri “Apakah orang atau pihak ini memang berhak mengetahui data tersebut?”. Pertanyaan juga tidak sebatas dari telepon, email atau percakapan biasapun juga perlu diwaspadai.
 
Bila memang pada tempatnya, seperti di customer service Bank, Gallery operator, atau tempat RESMI lainnya tidak jadi masalah, namun ketika tiba – tiba ada yang bertanya dan di tempat yang tidak biasa, kita harus mulai waspada, apalagi pada penelepon yang lokasi aslinya kita tidak tahu dimana.

#1. Password /PIN /Kode OTP (apapun)

Data ini sudah mutlak dan semua orang yang mempunyai password apapun baik itu password /PIN ATM Bank, Password email, ataupun password handphone sekalipun pasti sudah pernah diperingatkan untuk tidak memberikan password atau PIN tersebut kepada siapapun, termasuk teman ataupun saudara bila memang tidak dalam keadaan mendesak.

Bahkan bila kita memperhatikan, pasti semua customer service yang bekerja membantu kita membuatkan akun apapun (BANK, Kartu SIM, dll) tidak berani untuk bertanya langsung password yang kita gunakan. 

Di Bank, kita disediakan alat khusus untuk memasukan PIN ATM dan customer service ataupun teller akan memalingkan muka mereka ketika kita sedang memasukan nomor PIN tersebut, hal ini menandakan mereka menghargai privasi dari setiap nasabahnya. CS (Customer Service) di perusahaan manapun akan melakukan hal yang sama.

Namun perlu diketahui ternyata masih ada juga masyarakat umum yang tertipu dan akhirnya memberitahukan password atau PIN kepada para penipu tersebut. Maka dari itu tetap ingatkan siapapun yang menurut anda masih perlu mendapatkan penjelasan tentang penipuan seperti ini.

Sekarang ada lagi kode yang bersifat rahasia seperti password dan PIN, yaitu kode OTP. Kode OTP saat ini banyak digunakan oleh banyak website seperti toko online (shopee, tokopedia, dll) dan juga website bank sebagai tindakan pencegahan.

Namun karena banyak yang belum, akhirnya dimanfaatkan oleh para oknum penipu untuk mengakses akun korban. Biasanya calon korban diiming - imingi akan mendapatkan hadiah lalu diminta menyebutkan kode OTP yang dikirim ke nomor HP. 

Nyatanya kode OTP tersebut dikirim karena si penipu sedang berusaha mengakses akun calon korban, dan tinggal satu langkah lagi agar bisa masuk ke akun calon korban, yaitu kode OTP. Maka dari itu, selalu rahasiakan kode OTP dari siapapun.

#2 Nomor Rekening

Selanjutnya data yang harus anda rahasiakan adalah nomor rekening. Dengan banyaknya penawaran - penawaran via telepon, anda harus benar - benar selektif kepada siapa anda memberikan nomor rekening.

Dilihat dari telemarketing salah satu perusahaan, mereka bisa mengaktifkan sistem pembayaran instan atau pembayaran langganan otomatsi dari rekening nasabah ke rekening perusahaan mereka tanpa harus pergi ke bank.

Banyak sekali yang mengeluh saldo di rekeningnya berkurang karena sebelumnya sempat ditawari sebuah layanan dan ditanya nomor rekening oleh salah satu perusahaan. Beberapa hari kemudian uang di rekening mereka terdebit otomatis ke perusahaan layanan tersebut.

#3. Nama Orang Tua /Pasangan

Terdengar  sedikit “tidak mungkin” dari memberikan nama orangtua dapat membuat akun atau rekening bank kita terancam di manfaatkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab. Namun perlu diingat juga bahwa ini adalah salah satu data yang digunakan oleh pihak bank untuk mengkonfirmasi setiap proses atau perubahan yang sensitif untuk akun rekening anda.

Bila anda pernah melakukan permohonan blokir kartu ATM melalui telepon, maka anda pasti pernah ditanya nama orang tua sebagai salah satu syarat untuk memproses permintaan pemblokiran kartu ATM anda.

Tidak hanya di bank, data orantua juga digunakan oleh instansi lain sebagai data yang penting seperti pihak asuransi, provider seluler, kampus, dll.

#4. Alamat Rumah /Tempat Kerja

Yup! Alamat rumah juga dapat digunakan oleh orang – orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan pribadi mereka, tidak sedikit orang – orang yang tertipu dengan surat yang ‘seakan – akan’ pengumuman hadiah yang dikirim ke rumah dan tercantum nama pemilik rumah. Bila tidak jeli, kita akan masuk kedalam jebakan yang telah disiapkan oleh si pelaku.

Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini

Untuk mengetahui lebih detail mengenai modus surat yang dikirim langsung ke rumah, bisa dibaca  artikel berikut ini:

#5. Tanggal Lahir

Bila anda masih ingat saat pertama kali mengaktifkan kartu perdana, anda diminta untuk mendaftarkan nomor baru tersebut ke nomor 4444, 4242, atau 4949 didalam data tersebut salah satunya anda diminta untuk mengirimkan tanggal lahir anda lengkap dengan bulan dan tahun. Data ini juga dipakai oleh customer service dari setiap provider bila kita mengajukan permintaan penggantian kartu, baik itu karena hilang, upgrade, ataupun rusak.

Saat kita meminta penggantian kartu ke galeri resmi, kita diharuskan untuk mengisi data diri dan salah satunya yaitu tanggal lahir, bila ada ketidak sesuaian data maka kita akan diminta untuk mengisi surat pernyataan diatas materai yang menyatakan bahwa data tersebut benar milik anda.

Diatas hanya salah satu contoh, data tanggal lahir juga dipergunakan untuk konfirmasi oleh instansi – instansi penting lainnya, seperti Bank, Asuransi, Sekolah, Kampus, dll. 

#6. Alamat Email

Alamat email saat ini sudah seperti alamat rumah atau KTP di dunia maya, ketika pihak penipu mengetahui alamat email anda, maka hanya tinggal password anda yang menjadi benteng terakhir dari data – data pribadi anda dan juga akses ke berbagai website atau aplikasi yang anda daftarkan melalui email tersebut.

Hal yang sangat sering terjadi ketika kita memberitahu email kita secara ‘sembarangan’ adalah aka nada banyak email masuk yang bersifat spamming yang berisi hal – hal yang tidak penting, mengganggu, bahkan sampai kepada ‘malware’ atau pesan yang sudah disusupi virus oleh pengirimnya. Bukan hanya mengganggu, tetapi kegiatan tersebut juga membuat email kita rentan terkena serangan virus.

Bagi anda yang belum mengetahui bahwa alamat email anda sangat berharga, di beberapa website yang berurusan dengan pengolahan data, mereka mempunyai penawaran khusus bagi orang – orang yang dapat menyetorkan sejumlah alamat email aktif (alamat email saja, tanpa password!) akan mendapatkan bayaran. Walaupun bayaran tersebut dikeluarkan /per seratus atau /per seribu email yang disetorkan, tetap saja hal ini menandakan bahwa alamat email anda mempunyai harga diluar sana.

Untuk mengetahui besarnya resiko bila kita tidak bijak dalam melindungi alamat email pribadi, bisa lihat contoh nya pada kasus yang dilakukan oleh pihak indo-hadiah.com yang memakai modus undian belanja untuk mengumpulkan data pelanggannya, termasuk alamat email.

#6. Nomor Telepon

Nomor telepon, khususnya telepon seluler saat ini sama pentingnya seperti email, bahkan beberapa aplikasi di smartphone seperti WhatsApp, Line, Facebook, dll sudah mulai beralih dari verifikasi via email menjadi verifikasi via nomor telepon. Meskipun dianggap lebih aman, tetapi nyatanya ada penipu yang berhasil mengambil alih nomor telepon seperti kasus cerita diawal artikel ini.

Nomor telepon juga akan menjadi gerbang bagi para penipu untuk membujuk calon korbannya, mulai dari berpura – pura mengumumkan undian berhadiah sampai pada pura – pura menjadi bagian administrasi di Rumah Sakit. Maka dari itu, selalu ingat – ingat kepada siapa anda pernah memberikan nomor telepon baik di dunia nyata maupun di internet.

#7. Klub Favorit, Hobi, Organisasi, Nama Peliharaan, dll

Terdengar aneh banget, tetapi faktanya data – data seperti klub favorit, makanan favorit, hobi, organisasi yang pernah diikuti, nama peliharaan sampai pada nama saudara dari ibu juga akan dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang memang ahli dibidangnya, dibidang penipuan.

Bila anda ingat saat pembuatan email atau akun lainnya, ada sebagian service yang meminta anda membuat pertanyaan rahasia, seperti “siapa nama guru anda waktu di Sekolah Dasar?” atau pertanyaan acak lainnya. Pertanyaan tersebut suatu saat akan ditanyakan kembali kepada anda bila ada data yang akan dirubah pada akun anda, khususnya data yang sensitif seperti password, nama, dll.

Maka dari itu, data apapun yang diminta anda sebutkan selalu ingatkan diri anda tentang resiko – resiko diatas, selalu bertanya ‘apakah data ini layak mereka dapatkan? Untuk kepentingan apa mereka bertanya? Dll.

Semoga tulisan ini dapat membantu dan membuat kita semua, termasuk tim rinditech.com, lebih waspada dan berhati – hati terhadap bahaya keamanan dari data – data pribadi yang kita miliki. Bila ada pertanyaan atau sharing pengalaman tentang keamanan data pribadi silahkan simpan pada kolom komentar dibawah seperti biasa. #beWiseUser!

COMMENTS

BLOGGER: 100
  1. Saat ini sepertinya pengamanan dua langkah memang harus diterapkan. Misalnya konfirmasi email dan hp. Memang kesannya lebih ribet, tapi jadinya lebih aman. Terutama yang berhubungan dengan akun keuangan.

    ReplyDelete
  2. tadi pagi saya dapat undian dri bri pas itu sya kasih no rekening it gemana

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau nomor rekening saja sepertinya masih aman, namun ada lebih baiknya di cek secara berkala. untuk kedepannya lebih selektif lagi jika ada yang bertanya data - data pribadi.

      Delete
    2. Maaf kak ,kalo cuman ngasih tau email,tempat lahir,dan nama bank aja tanpa memberikan no rekening,dan tidak menggiyakan apa2,aman kan?

      Delete
    3. Tergantung siapa dulu yang bertanya, kalau yang tanya cuman nawarin asuransi ya aman2 aja. Kalau yang bertanya memang tujuannya untuk mendapatkan data pribadi ya harus lebih berhati - hati lagi kedepannya

      Delete
  3. Saya juga dapat telpon memenagkan hadiah 1 miloiar dan udah terlanjur ngasih data alamat saya email saya dan aneh nya si penelpon bisa tau nama saya dan no telepon saya. Mdah mdhan tidak digunakan untuk hal hal yang merugikan amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. mudah - mudahan tidak digunakan untuk hal - hal yang merugikan ya gan. Harus lebih hati - hati lagi sekarang dalam melindungi data - data pribadi kita.

      Delete
  4. Maff saya mau bertanya saya tadi di telpon katanya dari pihak alodokter, saya diminta melengkapi data diri trus di suruh memberikan no rek, iti gimana ya saya takut data diri saya jadi tercuri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelumnya apakah bapak/ibu pernah menghubungi alodokter? jika belum pernah kemungkinan besar itu penipuan. Di cek saja saldo rekeningnya secara berkala dan jika ada password yang mudah ditebak, segera diganti.

      Delete
    2. Kalau misal pernah mengakses Alodokter dan ditanyain nik, sama no rek itu gimana? Kira² penipuan ga ya?

      Delete
    3. Dari informasi yang saya dapatkan itu memang benar dari tim marketing Alodokter yang nawarin asuransi. Kalau memang tidak butuh lebih baik ditolak saja tawarannya.

      Delete
    4. Saya tadi juga di telfon dari lihak alodokter. Minta nik juga no rekenkng. Nik saya kasih, tapi kalo no rekening tidak saya kasih.

      Delete
    5. Saya jg barusan d telpon pihak halodokter katanya bakalan dpt bantuan dana gitu...singkta ceritanya dy mnta norek tpi sy ga kasih tpi tgl lahir & email sy udh tau...itu aman ga sih min?!

      Delete
    6. Kalau nomor rekening belum dikasih berarti pendaftarannya tidak lengkap, jadi aman sih menurut saya.

      Delete
  5. Iya nih alodokter nelpon terus dgn janji bisa dapat 2jt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya itu bukan mau ngasih uang, tapi mau nawarin jasa asuransi SENILAI 2jt. Jadi kalau misalnya gak sakit atau gak ngeklaim sampai akhir ya hangus. Kecuali kalau ada perjanjian khusus dan jelas disebutkan bahwa uang tersebut BISA DICAIRKAN walaupun gak sakit, ya beda urusan

      Delete
    2. Saya pun sama mas saya di minta no rekeninh untuk mengklaim 2jt apakah inh penipuan atau pakta

      Delete
  6. Saya tadi ditelpon dari pihak alodokter trs minta identitas itu maksudnya gimna?

    ReplyDelete
    Replies
    1. enaknya sih ditanyakan langsung ke pihak alodokter ya, hehe... Tapi kalau dilihat sekilas dsih menurut saya itu adalah salah satu kegiatan marketing mereka untuk mendapatkan nasabah baru

      Delete
  7. Saya dapat telfon yang mengaku customer service allodokter 02186659790 menawarkan beberapa programnya dan juga bilangnya ada program asuransi untuk DBD senilai 2 juta dan berlaku hanya satu tahun. Lalu diminta data diri sampai nomor rekening. Tapi untuk nomor rekening saya belim kasih karena masih sangat takut itu hanya salah satu penipuan. Sebab 3 nomor pertama yang menelfon di panggilan hp saya itu nomor spam. Jadi saya meragukannya. Mohon dibantu min itu asli dari pihak allodokter atau bukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di akun twitter nya alo dokter sudah rame sih sebenernya, dan pihak AloDokter pun mengakui bahwa telepon2 itu dari tim marketing mereka. Banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan telepon dari tim marketing mereka, karena ditelpon berkali - kali dan juga diminta data - data pribadi yang membuat tidak nyaman.

      Kalau nanti ditelpon lagi, munta saja untuk nomor anda dihapus dari daftar disana dan minta jangan telpon lagi.

      Delete
    2. Sama aku jga, malah no rek jga aku kasi:(

      Delete
  8. Kalau sudah terlanjur memberikan nomer NIK itu berbahaya atau tidak Min? Saya habis di telpon sama yang ngaku" dari alodokter, nawarin asuransi gitu. Dia minta nomer nik dan nomer rekening, saya kasih nomer NIK nya saja, nomer rek nya enggak.Saya khawatir nomer NIK saya Min :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung siapa yang memintanya, kalau memang dari alodokter ya paling digunakan buat verifikasi pendaftaran asuransi. hehe kalau sama oknum ya bisa dijual datanya. Untuk kedepannya lebih berhati - hati aja kalau ada yang nanya data - data pribadi. Kalau memang tidak penting - penting amat ya lebih baik tidak diberikan

      Delete
    2. Klo sudah terlanjur ngasih no rekening tapi pas di teloon balik iatamya belum di setujui jari belum terdaftar gimnaa ya.. apliksi halodoc

      Delete
    3. kalau mereka sudah bilang belum terdaftar ya berarti belum. biasanya juga ada konfirmasi lanjutan kalau memang prosesnya masih aktif

      Delete
  9. Hari ini saya mendapatkan telpon dari pihak yang mengaku alodokter. Mereka menawarkan asuransi dan bodohnya saya memberikan data pribadi seperti tgl lahir, nomor telpon, nomor rekening, dan bahkan alamat email. Apakah itu benar dari alodokter min? Dan bagaimanakah agar saya dapat mengajukan pembatalan asuransi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak bisa dipastikan, tapi di Twitter nya Alodokter menyatakan bahwa memang ada beberapa tim marketing mereka yang sedang gencar menawarkan asuransi. Kalau mau mengajukan pembatalan ya tinggal dihubungi saja CS nya, atau langsung aja hubungi CS Alodokter di twitter. Nanti dipandu dari sana, sudah banyak kok yang melakukan pembatalan lewat twitternya Alodokter

      Delete
    2. Kasus yang sama dengan saya,, trus bagaimana cara membatalkan jika tidak memiliki Twitter, karena saya barusan nuga memberikan informasi nomer rekening 😣

      Delete
    3. Selain lewat sosmed bisa juga lewat telepon langsung ya di nomor ini: 021-30000256. Kalau nomornya tidak nyambung atau sudah ganti bisa dilihat langsung di website nya Alodokter bagian "kontak kami"

      Delete
  10. Hi kak sy br saja kena penipuan permintaan data diri. D tlp org ngaku nya dr bni nawarin kartu kredit. Awal nya sy tolak tp krn cukup pintar bicara, sy lengah memberi info data diri nama ibu kandung dan alamat kantor. Untuk nik spt nya yg bersangkutan sdh pegang data saya krn sempat memberitahukan nik sy. Bgmn y kak antisipasinya supaya tidak disalahgunakan lebih jauh? Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek password atau PIN yang digunakan di akun email, bank, toko online, dll. Kalau ada password yang kiranya mudah ditebak atau berhubungan dengan data2 yang sudah dikasih, segera ganti. Semoga semuanya aman dan untuk kedepannya harus berhati - hati lagi

      Delete
    2. Kak, sama dari alodokter juga, aku juga ditelpon gitu, mereka dah tau sendiri email aku, kalau aku diemin aja panggilan mereka, atau gk aku respon nanti ada masalah nggk sama email aku, soalnya email aku tu buat sekolah aku kak😭

      Delete
    3. Ga ada masalah. Setau saya mereka hanya tau alamat email tanpa password, jadi aman - aman saja sih. Abaikan atau tandai sebagai spam saja nomornya nanti juga berhenti nelpon

      Delete
  11. Sya juga min habis dihubungi alodokter.. sya sudh kasihkan nomer rek sya tgal lhir sya dan almt lngkap sya ...ada dampaknya gak min atau gimna cra antisipasinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dampak langsung sebenarnya ga ada ya, tapi yang jelas sekarang data kamu sudah ada di alodokter. Semoga saja mereka tetap mematuhi peraturan tentang privasi pengguna dan gak mempergunakannya atau menyebarluaskannya untuk kepentingan pribadi. Kalau memang mau data kamu dihapus dari database nya alodokter satu - satunya cara ya langsung hubungi mereka dan minta untuk segala data pribadi kamu untuk dihapus dari database mereka

      Delete
    2. Gimana aman ga uang kamu ?

      Delete
  12. Min, aku tadi ditelfon dari alodoc katanya, aku kasih nama lengkap, tanggal lahir, sama email, tapi dia minta no rek, aku gak kasih, apakah bakal ada masalah kedepannya?
    Takutnya nanti ada masalah pada data pribadi aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seharusnya sih ga ada masalah ya selama pihak alodokter mengikuti aturan tentang kerahasiaan data pribadi. Dijadikan pelajaran saja, untuk kedepannya harus lebih selektif lagi dalam memberikan data - data pribadi

      Delete
  13. Iya aku juga ni di telvon dari alodocter , terus dia ngomongnya cepat kali ,aku di tanyak nama sama alamat dan TTL,Juga no rek, kemudian di akhir pmbicaraan dia bilang setujuuu ? jadi aku jawab setujuuu aja 😐
    Terus dia tau alamat email ya memang si email ku pake pasword min kalau login
    Cuma katanya dia mau kirim email lagi aku cek email ku g ada tu masuk dr alodoc gmn ni min?
    Aih mau nanyak itu biaya mksudnya gmn krburu ngucap slam lagi
    Tp aku uda kirim email ke alodoc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah satu teknik telemarketing ya seperti itu, ngomong cepat hingga calon nasabah gak bisa ngikutin apa yang dijelaskan, tau2 disuruh jawab singkat2 aja. Kalau mau fast respond di telepon aja CS nya, atau hubungi via sosmed nya alodokter (twitter). Tanya status dari akun atas nama kamu, kalau mau membatalkan bisa langsung minta saja batalkan

      Delete
  14. Barusan saya dapet telpon bilangnya mau ngasih hadiah dari dampak korona dari asuransi putralife dia minta alamat email sama tgl lahir, itu gimana ya apakah penipuan jenis baru?

    Mohon pencerahannya, makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau itu saya kurang tau, tapi lebih baik berhati - hati dan kehilangan hadiah daripada nyoba-nyoba ngasih data pribadi ke orang yang kita hanya tau dari telepon. dari Alodokter yang resmi saja masih banyak yang kecewa, apalagi ini dari asuransi yang jarang orang tau (saya saja baru dengar nama asuransi putralife itu)

      Delete
  15. Boleh minta akun Twitter nya alodokter yg resmi min?? Saya mau mengajukan pembatalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akun twitter Alodokter: @alodokter terakhir saya cek akunnya masih aktif membalas ya

      Delete
  16. Bang kemarin tuh dpet tlpn juga dari alodokter dan begonya aku iyain aja dan menyatakan setuju, trus hari ini didatengin tim alodokter ke kantor aku buat tanda tangan di atas materai dan begonya lagi aku gk baca isinya. Itu gimana ya bang? T.T please help

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ga gimana - gimana, itu berarti kamu telah menyetujui penawaran dari mereka secara resmi. Tapi bukan berarti tidak bisa dibatalkan, kalau mau batalin/cancel saya sarankan secepatnya telepon atau hubungi CS Alodokter dan minta keanggotaan kamu dihapus atau diberhentikan, lebih cepat lebih baik.

      Delete
  17. Barusan saya dapat tlp dari alodokter dia menjelaskan cepat tntng program dbd dan dpt santunan 2jt gitu, terus ditanyanya email saya, nama lengkp, sama ttl saya, juga rekening bank saya. Jadi saya udah terlanjur kasih tau itu gimana ya? Katanya juga akan dipotong stiap bulannyavdari rekening saya. Saya takut itu penipuan. Gimana ya cara antisipasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gitu mending langsung kontak saja CS Alodokter nya di sosmed twitter atau lewat telepon. Dan tanyakan status keanggotaan kamu disana

      Delete
    2. Kak hari ini saya juga mengalami hal serupa kayak kak, mau tanya dong kak, apa kakak langsung chat tim alodokter nya dan dibatalkan atau itu beneran penipu??

      Delete
  18. tadi saya juga ditelpon nomor +622131192721 yang mengaku sebagai pihak dr alodokter, suara wanita, dia sempat membahas masalah asuransi dbd sebesar 2 jt.

    dia sudah tau email saya dan sempat menanyakan layanan bank apa yg saya gunakan dan minta foto rekening saya.
    saya sempat kasih tau nama layanannya dan atas kasih tau kalau itu atas nama pribadi saya tapi sepertinya dia tidak dengar karena mengulang pertanyaan yg sama terus menerus sehingga saya banyak mengucapkan kata 'iya'.

    meskipun saya tidak memberitahukan nomor rekening dan password saya, apakah email dan rekening saya akan aman2 saja?
    saya khawatir dengan kata 'iya, halo' yang saya ucapkan dan nama layanan yg saya beritahukan.
    Saya sudah konfirmasikan ke pihak alodokter lewat twitter dan mereka mengiyakan kalau nomor tsb memang dari pihak mereka yg lg kerja sama dgn pihak Qoala.
    Kira-kira apa yg harus saya lakukan selanjutnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya kan Alodokter ini perusahaan yang resmi ya, mereka wajib melindungi data2 perserta/pengguna layanan. Jadi kalau ditanya apakah aman? harusnya sih aman kalau mereka mengikuti seluruh peraturan yang ada.

      Lalu apa yang harus dilakukan? Kalau memang gak mau lanjut kepesertaannya ya tinggal bilang saja bahwa kita ingin membatalkan pendaftaran/kepesertaan di program yang ditawarkan. Kita juga bisa meminta pihak Alodokter untuk menghapus seluruh data2 yang kita berikan, dan harusnya pihak Alodokter pun menyanggupinya.

      Delete
    2. Kejadian ini barusan saya alami,, dan data sudah sya berikan sprti nama lengkal, tgl lahir dan no rek, tp ketika di akhir saya bilang gk mau ikut2 itu, di tanyain kenapa "saya bilang tidak berminat, tp telponnya langsung di matikan " tanpa salam,,, bagaimana itu ya,,, kalau memang resmi kan seharusnya tutup telpon dg baik,,, di awal q iyain aja saat percakapan,, pas di akhir q bilang gk minat langsung di matikan tlponnya " tp udh terlanjur data2 q kasihkan

      Delete
    3. Mungkin orang marketingnya lagi kejar setoran, jadinya langsung ditutup dan pindah ke calon yang lain. Tapi itu juga termasuk tidak sopan menutup tanpa salam, dan saya yakin mereka juga punya SOP nya bagaimana cara mengakhiri percakapan, gak langsung tutup kyk gitu.

      Delete
  19. Barusan juga di tlp dr alodoc, mereka tau email, nama lengkap. Trs tanya tempat tanggal lahir, aku kasih tau.
    Pas nanya NIK, aku ga kasih tau. Mbaknya agak memaksa, iya ibu bisa liat dl. Aku blg lagi ga di rumah, iya dicek sebentar ktpnya -- ga bawa apa2 mbak, kan ada di foto galery coba-- ga ada mbak.
    Trs nyerah ya udah mgkin lain kali😁😁
    Dan abis itu parno krn ngasih ttl. Pas buka ini ternyata banyak yg ditlp jg, dpt pencerahan dr jawaban2 admin yg bikin ga kepikiran lg. 🙏🏻🙏🏻

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! Sebenarnya ini kan seperti penawaran kartu kredit atau asuransi pada umumnya, tinggal ditolak saja pasti langsung tutup telepon. Cuman yang bikin curiga nya itu mereka langsung meminta data2 pribadi yang terlalu sensitif seperti norek, ttl, NIK, dll.

      Delete
  20. Maaf tdi pagi ada yg dateng ke saya dan minta nik sma norek dia kataya dri alodokter min itu bner apa bohong ya soalnya saya dah ngasi data dri saya kta dia sebulan kena potongngan 39 ribu gimana ya cara berhenti langananya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau berhenti sih mending langsung hubungi CS Alodokternya, bisa lewat telepon atau di sosmed (twitter). Bilang saja kamu mau stop layanan, nanti biasanya langsung dibantu sama mereka untuk proses cancelation nya

      Delete
  21. Kasus saya sama tentang alodoc, buln agustus lalu say ditlpon oleh pihk alodoc, ditanya data diri, dsb, saya kasih samai no rek saya kasih, ngomong nya cpet banget sampai* saya bilang stuju tanpa mikirin apa* lagi, bulan des dari tgl 15-29 hari ini tiap hari dpt tlpon tpi ga aku angkat soalnya takut penipuan, dan khawatir saldo rek trkuras tiap buln
    Apakah data* diri saya bisa di hapus di alodoc? Karna sbnarnya saya terpaksa dan ga pikir panjang waktu di tlpon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih bisa ya dihapus, apalagi permintaan dari pemilik data. Langsung saja hubungi CS Alodokternya bisa lewat telepon atau sosmednya dan minta jangan telpon2 lagi, terus minta data kamu dihapus dari database mereka.

      Delete
  22. Wow..ternyata udah byk yg ketlpn sebelum saya ya.. Heranx kok mrk pd th alamat email sama nama n no tlp... Mkx saat dimintai ttl sm norek kita ksh aja... Sempat aku tanya in bkn penipuan kan... Katax gak... Trs hbs tlpnan br sadar n nyesal knp gak bs blg tdk atau putusin tlpx... Kupikir bsk hrs ke bank aj buat ganti norek sm ganti nomor telpn n lainx, gmn min..haruskah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang benar dari Alodokter sih sepertinya gak perlu sampai ganti norek/telpon. Karena mereka juga gak bisa proses kalau kitanya gak menyetujui. Kalaupun sudah terlanjur bilang setuju, tinggal telpon saja Alodokternya dan bilang minta kepesertaanmun dibatalkan.

      Delete
  23. Dan dia ktnya tau dari alamat email saya dan nlpn ke no hp saya, dan akan mendpatkan uang 2juta,, dia minta norek ya saya ksih, dia juga meminta saya agar saya cek darah trus kirim beserta foto ktp,, ini gimana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya 2 juta itu akan dikasih kalau kita sakit, bukan langsung dikasih gitu aja. Kalau mau diteruskan ya silahkan, tapi kalau mau prosesnya distop ya jangan diteruskan prosesnya. Kalau perlu telpon lagi CS nya dan minta proses pendaftaran atas nama kamu diberhentikan.

      Delete
  24. Sy baru aja di tlp yg di pihak yg mengaku alodokter, trs dijanjikan mau kasih dana 2jt utk yg terkena DBD, trs dia sempat minta no rek sy, dan sy kasih. Dan dia bilang akan ada kurir yg akan dtg ke rmh utk menandatangani surat perjanjian utk mengikuti program chat gratis dr alodokter. Tp untungnya tdk sy kasih alamat rmh nya. Kalau cuma tau alamat email kita dan no rek kita tuh bahaya gk sih? Trs apa itu modus penipuan dr alodokter? Tlg dong info nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting kamu gak pernah menyetujui proses pendaftarannya aman2 aja. Untuk jaga - jaga, pantau saja saldo di rekening bulan depan

      Delete
  25. kemarin saya ditelpon yang mengaku dari perusahaan asuransi entah apa nama perusahaannya saya sudah lupa dan menanyakan tentang data peibadi saya secara tidak sadar saya berikan semua data termasuk tanggal lahir dan nama ibu kandung setelah telp ditutup ternyata saya baru sadar saya telah memberikan semua data pribadi saya .... bagaimana langkah saya selanjutnya agar data saya tidak disalahgunakan ... kalau harus lapor lapor kemana ... bagaimana mensikapinya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau informasinya sudah dikasih sih susah untuk ditarik/dikembalikan. Lapor juga paling dijadikan catatan saja. Dijadikan pelajaran saja, kedepannya harus lebih hati - hati lagi dalam membagikan data pribadi seperti itu

      Delete
  26. Kasus saya sama tentang alodoc,hriini 9-02-2021 saya ditlpon oleh pihk alodoc, ditanya data diri, dsb, saya kasih samai no rek saya kasih, ngomong nya cpet banget sampai2,saya bilang stuju tanpa mikirin apa2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau memang gak mau dilanjutkan langsung saja hubungi CS Alodoc nya dan bilang mau membatalkan pendaftaran biar gak dilanjutkan prosesnya

      Delete
    2. Aku juga sama kayak gitu, kalo maw hubungi CSnyq gimana kak ?

      Delete
    3. cari saja di website resminya atau bisa juga lewat sosial media seperti twtitter/instagram biasanya mereka fast respond kalau di sosial media

      Delete
  27. ini juga kemarin ada yg telpn katax dr pihak bank BNI,dia menawarkan katax program dr proteksi prima tentang asuransi klo misalx masuk RS itu sudah dikasi fasilitas apalah lupa juga apa dia bilang dia cmn minta data nama tempat tgl lahir dan alamt rumah sjkatax klo ada uang didlm sebanayk 200 lebih itu akan terpotong langsung dr pihak bank,bagaimana ini sudah z kasi nama lengkap tgl lahir dan alamat rumah,apa Memamng betul itu dr pihak bank ya?krn pake nomor yg awalx 0221

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang tau itu asli apa nggak ya harus tanya ke bank BNI nya langsung. Tapi memang sekarang ini banyak bank yang sedang gencar nawarin asuransi, saya juga kemarin ditelpon dari bank saya menabung, penarawannnya hampir sama kyk gitu. Ditolak saja kalau memang gak minat.

      Delete
    2. Saya juga sempat di telpon tadi oleh greter Jakarta katanya dri pihak BNI nawarin asuransi,dia mnta tgl lahir nma lgkap saya alamat saysampe nama anak saya,,dan dia juga minta no nik saya,,dan saya sebutin gtu aja,,trus katanya akan ada pket dalam 10hri kedepan untuk saya ke alamat yg sudah saya kasi tau

      Delete
  28. Tadi saya baru saja di telfon +622150988530 katanya dari alodocter, dia minta no KTP, rekening, katanya akan di kirim email, saya tunggu belom ada, katanya jika keluarga saya ada yang sakit akan gratis pembiayaan, dia menjelaskan tentang demam berdarah, suaranya kayak orang yang udah ahlinya gitu itu bener atau penipuan? Takut kena omel kalo orang tua tau:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga gak bisa mastikan itu resmi atau tidak ya, tapi memang alodokter juga menggunakan banyak nomor, jadi ada kemungkinan itu dari mereka. Ditunggu saja email nya, kalau gak ada berarti gak lanjut prosesnya. kalau emailnya ada, biasanya disana akan ada pilihan/konfirmasi menerima atau tidak, dibalas saja tidak menerima atau tidak mau melanjutkan pendaftaran. Kalau kena omel ortu kasih baca aja artikel ini, mereka pasti paham bahwa ini bukan kesalahanmu. Semangat!

      Delete
    2. Saya jg kejadian seperti ini min.. diminta bilang setuju n udah terlanjur kasih no rek. Tp katanya dlm 3 hari ini akan ada email masuk, mohon di konfirmasi. Tp saya msh blm menerima email hingga saat ini.. jd solusinya gmna min? Jk email tdk masuk2 berarti proses penipuannya ga berlanjut kan min? Terus, klo ada email masuk nanti, diabaikan saja?

      Delete
    3. Baiti Jannati: Diabaikan saja. Tapi bulan depan coba cek mutasi rekening, pastikan gak ada pembayaran ke akun yang tidak dikenal

      Delete
  29. Mf bang barusan saya dtlpn dan semua data baik nama . No rek sdh masuk semua. Itu bagaimana y .mhn pencerahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya itu berarti sudah terlanjur, gak bisa diapa2in lagi. Kedepannya harus lebih berhati2 lagi kalau ada yang nanya2 data pribadi seperti itu

      Delete
  30. Biasanya Scam yang meminta ttl dan emaol itu untuk apaa ya gan? Mohon pencerahanya, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yang beneran penipu biasanya data2 nya dikumpulkan sampai banyak terus dijual. atau data2nya dipakai untuk melakukan kejahatan lain

      Delete
  31. aq brusan ditelpon greater jakarta ngakunya dr alodkoter juga min..tanya email ,tempat tgl lahir dan domisili aq jawab iya semua trus mau tanya tgl lahir lgsung aku matiin tlponnya..gimana min apakah data ku masih aman..dia juga bilang dpt sntunan dpd 2jt klo sakit

    ReplyDelete
    Replies
    1. aman - aman aja. mereka kan cuman nawarin asuransi sebenarnya bukan mau curi data. tapi caranya yang langsung bertanya data2 pribadi jadi terlihat mencurigakan.

      Delete
  32. Bagaimana cara mengetahui no. Cs dari alodokter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di website nya, atau bisa juga hubungi Alodokter lewat sosial media (Twitter: @alodokter)

      Delete
  33. guys, ini bnr kok dr alodokter. gw dah tlp trus info nomor tlp nya n tnya programnya. jd mending dr pd julid mending pd tnya deh ke CS nya. nomor nya ada di web mrka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tuh guys, daripada julid mending langsung tanya k CS nya Alodokter aja katanya. Saya juga sudah buat pembahasan khusus tentang Alodokter ini, silahkan dibaca ya: https://www.rinditech.com/2020/07/ditelepon-alodokter-dan-diminta-nomor-rekening.html

      Delete
    2. Iya btl ma saya jg dpt tlp dr greeter jkt pas buka aplikasi ini aya jd takut penipuan jd saya tlp cs alodokter ternyata btl itu no alodokter saya jd tenang,saya hrs bayar 39 rb perbulan utk konsul gratis ktny penawaran baru,mksh min infony.

      Delete
  34. Hari ini juga saya dpt tlp yg katanya dari Alodokter,mereka sudah tau alamat email,tmpt tinggal,nmr tlp saya dan memastikan kembali kebenaran tersebut dan saya jwb iya.dan merka tanya bank yg saya gunakan dan saya jawab sesuai yg saya gunakan.mereka bilang saya mndapat jaminan 2 juta selama 1 thun apabila terkena dbd dan mengklaimnya dan juga bisa akses alodok dan konsultasi hanya dgn 39 ribu untuk semua keluarga.tapi setelah mereka minta no rek saya langsung matikan tlp .apakah saya sudah terdaftar di asuransinya?.tpi tdk ada email dari pihaknya.apakah ini aman untuk saya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya aman karena mereka butuh nomor rekening dan persetujuan secara lisan dari calon nasabah

      Delete
  35. Saya kemarin ada di tlp kak..terlanjur kasih tau data.nama.tanggal lahir..tp pas tyak no rek...saya bilangin ada nya yg daeah minta nya yg bri.bca..dll..trus tyak emang gak pernah nabung saya bilangn ada tp gak tau masi aktif gak soal udah 1thn..(pdhal ada 2 aktif) soal nya ngerasa agak worry klo udah tyak2 rek...tiba2 di matiin..kira kira itu diproses gak kak..hadehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau tiba2 ditutup gitu berarti mereka sudah menyerah dan pasti gak akan di proses

      Delete
  36. Hari ini juga saya dpt tlp yg katanya dari Alodokter,mereka sudah tau alamat email,nmr tlp saya dan memastikan kembali kebenaran tersebut dan saya jwb iya.dan merka tanya bank yg saya gunakan dan saya jawab sesuai yg saya gunakan.mereka bilang saya mndapat jaminan 2 juta selama 1 thun apabila terkena dbd dan mengklaimnya dan juga bisa akses alodok dan konsultasi hanya dgn 39 ribu untuk semua keluarga. Pihak alodokter langsung matikan tlp setelah mengetahui bank yg saya gunakan.apakah saya sudah terdaftar di asuransinya? Apakah rekening bank saya aman,?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seharusnya sih sebelum ditutup ada konfirmasi dulu ya seperti "apakah bapak/ibu setuju?" atau kata2 lainnya yang bisa mereka pakai untuk bukti bahwa kita menyetujui penawaran mereka. Saran saya sih langsung aja hubungi CS Alodokter nya dan tanya status keanggotaan atas nama bapak/ibu. Kalau statusnya masih terdaftar jadi tinggal minta langsung di cancel saat itu juga

      Delete
  37. Hallo ka, aku nemu ini krna td searching stelah kena tlp katanya dri pt nelsen buat minta survei nya mengenai provider yg saya gunakan, tpi dia gak minta data, cuma dia mengajukan pertanyaan bnyak bgt dengan kasih sekala 1-5 gtu, jdi ketika dia nanya kita jawab pake skala itu. Aku juga td pake nama dan umur yg ngarang, tpi aku khawatir sma skala2 itu dan jawaban iya dri aku. Dia juga tau klo aku pke pascabayar. Mnurut kk itu gmna ya? Amankah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lihat saja pertanyaannya, kalau memang masih berkaitan dengan maksud yang disampaikan di awal sih harusnya aman - aman saja. Dan sepertinya memang itu survey langsung khusus ke pengguna pascabayar. Dan sbenarnya kalaupun itu survey resmi dari operator misalnya, kita masih berhak untuk menolak dengan alasan apapun karena kalau survey kan sifatnya sukarela, makanya diawal pasti mereka menanyakan kesediaan kita untuk mengikuti survey atau tidak.

      Delete
  38. Maaf mau tnyaa,,tdi pagi barusan sy di telfon dri greater jakarta,,katax sy dapat voucher blnja senilai 800 dan haru klaim hadiahnya,trus ada ada lbih dri harga brngx jadi hrus di byar stlah brang sampai,system COD gtu ..
    Katax sih dari kantor marketplace krn point sy sdh blnja dari berbagai macam marketplace.

    Tapi gk mnta apa2 sih,,cmn dsruh klaim hadiah dan konfirmasi alamat sj ..

    Itu berbahaya gak sih bang ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Greater jakarta itu bukan nama perusahaan, itu cuman nunjukin daerah asal penelepon (Jakarta/Jabodetabek). Jadi banyak kemungkinan, bisa asli dan juga penipuan. Kalau menurut saya sih kalau meragukan lebih baik diabaikan saja daripada buang waktu

      Delete
TIPS BERKOMENTAR:
Klik (sampai muncul ceklis) kotak putih kecil pada bagian "Notify me" agar mendapatkan notifikasi apabila komentar atau pertanyaan kamu telah mendapat balasan :)
Terimakasih atas partisipasi aktifnya di halaman RindiTech.com :)

Name

Accessories,6,Adobe,2,Android,35,Apple,32,Apps,15,ASUS,16,Automotive,14,Biografi,3,Blackberry,12,Blogging,15,Computer,5,Corel,11,Crime,27,Design,6,Facebook,24,Finance,44,Formula 1,4,Games,37,Google,25,HTML,5,Instagram,18,Internet,67,Microsoft,24,Modem,10,Motorola,3,Muslim Corner,10,News,246,OPPO,1,Peraturan,7,PlayStation,3,Productivity,34,Review,54,Robot,1,Samsung,22,Security,46,SEO,1,Smartphone,6,Social Media,55,Software,22,Sony,6,Sponsored,3,Telegram,2,TikTok,2,Tips 'n Trick,262,Toko Online,44,Tutorial,291,Virtual Reality,1,WhatsApp,28,Windows,10,XBOX,4,Xiaomi,29,YouTube,16,
ltr
item
Rindi Tech: Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati Dengan Penelepon yang Bertanya Data – data Ini
Hati – hati bila ada yang menelepon anda dan bertanya hal – hal atau data yang mungkin anda anggap biasa saja tetapi sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, mulai dari hilang pulsa sampai hilang tabungan di Bank.
https://1.bp.blogspot.com/-vUOKgsJiIJA/Xwpm0f0a47I/AAAAAAAAIq8/Kt32AT4kpK8YT_IV1B8EKcVwvUFCNnjlACLcBGAsYHQ/w640-h376/Hati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIniHati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIni.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-vUOKgsJiIJA/Xwpm0f0a47I/AAAAAAAAIq8/Kt32AT4kpK8YT_IV1B8EKcVwvUFCNnjlACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h376/Hati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIniHati%2B%25E2%2580%2593%2Bhati%2BDengan%2BPenelepon%2Byang%2BBertanya%2BData%2B%25E2%2580%2593%2Bdata%2BIni.jpg
Rindi Tech
https://www.rinditech.com/2017/07/hati-hati-penelepon-bertanya-data-data.html
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/2017/07/hati-hati-penelepon-bertanya-data-data.html
true
2075561899425353581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content