Ditelepon Alodokter yang meminta nomor rekening? Ini temuan kami

Ditelepon Alodokter yang meminta Nomor Rekening? Ini Alasannya
Pernah ditelepon yang mengaku dari Alodokter dan diminta nomor rekening? dijanjikan akan mendapat 2 juta rupiah? Anda tidak sendiri. Apakah normal diminta data nomor rekening melalui telepon? Apakah ini penipuan? Atau anda masih bingung dari mana mereka dapat nomor HP anda?

Akhir - akhir ini banyak yang menanyakan secara khusus apakah nomor rekening normal untuk ditanyakan via telepon? dan apakah itu benar dari Alodokter?

Untuk pembahasan secara hukum saya jelas tidak tahu dan bukan ahlinya juga. Tetapi memang didalam dunia marketing online nomor rekening termasuk salah satu data pribadi yang sangat sensitif untuk ditanyakan.

Seperti yang sering saya tulis di artikel - artikel sebelumnya, jika anda tidak pernah mengikuti acara kuis tersebut tapi diberitahu bahwa anda pemenang kuis tersebut, sudah pasti itu penipuan. Jika anda diminta untuk transfer uang oleh penyelenggara walaupun hanya 10 ribu, kemungkinan besar itu juga penipuan.

Dan banyak lagi ciri - ciri undian palsu yang saat ini masih sering digunakan oleh para penipu. Untuk mempelajari lebih lengkapnya silahkan baca tulisan - tulisan saya tentang keamanan di artikel berikut ini:

Hati - hati dengan penelepon yang bertanya data - data ini

Benarkan telepon dari Alodokter yang meminta nomor rekening?

Setelah saya sedikit "berkeliling" ke halaman Alodokter baik di sosial media (twitter) maupun di toko aplikasi (Playstore), saya bisa bilang bahwa telepon - telepon tersebut itu benar dari Alodokter di dalam beberapa tweet juga akun Alodokter mengkonfirmasi bahwa itu adalah dari tim marketing mereka.

Dari beberapa tweet yang bertanya dan ingin menkonfirmasi beberapa nomor telepon yang mereka terima, hampir semua dari nomor - nomor yang ditanyakan tersebut diakui dan dikonfirmasi oleh akun Alodokter mengatakan bahwa itu benar dari tim marketing mereka.

Ini adalah salah satu tweet seroang pengguna Alodokter yang bertanya tentang nomor penelepon yang mengatasnamakan Alodokter dan menawarkan program proteksi (asuransi) dan penawaran lainnya:


Dari pertanyaan yang diajukan juga bisa dilihat bahwa penanya juga ditanyai data - data pribadi, termasuk nomor rekening. Dan dari jawaban yang diberikan oleh akun resmi Alodokter kita juga bisa mengetahui bahwa nomor - nomor tersebut memang benar dari tim marketing mereka. 

UPDATE 2021: Sepertinya pihak Alodokter masih menggunakan cara yang meresahkan ini. Dilihat dari timeline akun resmi Alodokter di Twitter, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan ditelpon oleh tim marketing mereka dan menawarkan asuransi dengan cara dan sop yang sama, sangat disayangkan ya..

Sebenarnya tidak ada yang salah dari menawarkan program atau pelayanan terbaru melalui panggilan telepon, namun sepertinya 'calon customer' mulai terasa terganggu ketika data - data pribadi mereka ditanyakan, seperti nomor KTP, KK, termasuk nomor rekening.

Dapat nomor HP kita dari mana????

Jika tim Alodokter sudah mengakui bahwa itu tim marketing mereka, maka kemungkinan besar data nomor telepon anda didapatkan dari aplikasi Alodokter yang anda gunakan.

Sebagian besar yang mengeluh juga menceritakan bahwa tidak lama dari mereka mengakses aplikasi Alodokter, lalu mereka mendapat panggilan telepon yang menawarkan asuransi tersebut.

Dapat uang 2 juta? Teknik Marketing?

Ini sebenarnya yang sangat saya sayangkan dari tim marketing Alodokter. Kenapa? karena hampir semua yang bertanya baik di website rinditech ini maupun langsung ke akun alodokter, mereka menganggap bahwa setelah mereka mendaftar dan memberikan nomor rekening, mereka akan mendapatkan uang sebesar 2 juta rupiah.

Apakah si calon nasabah diberitahu bahwa uang 2 juta tersebut baru bisa cair jika nasabah telah memenuhi syarat dari pihak asuransi? Apakah nasabah tahu syarat - syarat untuk mencairkan uang tersebut?. Apakah si calon nasabah tahu bahwa jika tidak sakit mereka tidak akan mendapatkan uang yang dijanjikan tersebut?. Dan pertanyaan - pertanyaan lain yang seharusnya nasabah tahu sebelum mengatakan "Ya, saya daftar".

Walaupun tidak sepenuhnya salah, tetapi metode seperti ini tidak adil bagi si calon customer. Apalagi jika kesepakatan yang dibuat adalah kesepakatan untuk waktu yang panjang, customer pasti pada kabur sebelum kontrak habis.

Teknik marketing seperti ini memang bisa benar - benar meningkatkan jumlah pendaftar, tetapi begitu si pendaftar sadar kondisi sebenarnya apa yang mereka beli, mereka akan benar - benar menyesal dan antipati atau bahkan trauma.

Menurut saya, seharusnya ditelepon juga mereka menjelaskan bagaimana 'resiko' jika mengikuti program mereka. Calon nasabah perlu tahu cara klaim itu asuransi, syarat untuk mengajukan klaim, hal - hal yang akan membatalkan kontrak, dan hal lain yang dibebankan kepada calon nasabah.

Auto Debit tanpa persetujuan pemilik rekening?

Yup! Dari beberapa postingan atau tweet ke akun Alodokter, salahsatunya ada yang merasa bahwa pihak Alodokter secara sepihak melakukan debit /transfer rekening dari nasabah ke rekening alodokter. 

Pengguna ini memprotes karena dia merasa belum memberikan persetujuan, apalagi mendapatkan surat/email konfirmasi kontrak, namun uangnya yang di rekening sudah terdebit duluan untuk membayar biaya asuransi.


Awalnya juga saya mengira bahwa autodebit hanya bisa didaftarkan oleh si-pemilik rekening, namun setelah diingat - ingat ternyata memang ada kebijakan atau sistem persetujuan secara resmi walaupun hanya melalui panggilan telepon.

Jadi, saat ini bukan lagi tandatangan anda yang bisa digunakan sebagai bukti persetujuan resmi, tetapi juga rekaman suara anda juga bisa dijadikan bukti persetujuan resmi.
Cara konfirmasi via telepon seperti ini juga sudah lama ada. Jika teman - teman pengguna layanan internet Indihome pasti sering juga menerima telepon untuk tambah layanan, nahh mereka juga menggunakan "teknik legalitas" yang sama, yaitu dengan persetujuan lewat telepon.

Jadi jika anda setuju dengan penambahan layanan tersebut, anda hanya perlu bilang "ya" maka layanan tersebut sudah langsung aktif dalam hitungan jam. Tanpa terlu tanda tangan surat perjanjian apapun, anda sudah mendapatkan "kontrak" perjanjian baru. 

Sebenarnya metode konfirmasi via sambungan telepon ini sangat memudahkan, dan juga mempercepat proses pelayanan. Apalagi didalam era yang serba online saat ini, semuanya harus serba cepat.

Namun, nampaknya hal tersebut juga bisa mendatangkan keburukan, salah satunya ya dengan menggunakannya sebagai legalitas untuk mendaftarkan orang lain tidak perduli mereka sadar atau dikelabui dan bahkan bisa sampai menarik uang dari rekening orang - orang yang 'awam' tersebut.

Apakah Nomor Rekening, KTP, KK boleh ditanyakan?

Lalu apakah nomor atau data - data pribadi seperti nomor KTP, KK, atau nomor rekening itu boleh ditanyakan saat panggilan telepon?


Data - data tersebut sebenarnya boleh ditanyakan, apalagi jika hal tersebut ditanyakan oleh pihak - pihak yang memang ada kepentingan seperti dari pihak Bank, atau dari lembaga - lembaga pemerintah yang memang ada kepentingan seperti dinas kependudukan, atau pihak kepolisian untuk urusan tertentu tentu tidak ada masalah.

Namun, apakah boleh jika seseorang marketing yang sedang menawarkan produk atau jasanya bertanya nomor rekening kepada "calon" customernya? Jawaban saya masih tidak berubah, tetap boleh. Hmm.. terus kalau nomor rekening kita digunakan untuk kejahatan bagaimana????

Naahh, itu dia, meskipun data - data tersebut boleh ditanyakan, tetapi hal tersebut TIDAK WAJAR. Kenapa? Dalam kondisi dimana kedua belah pihak baru sama - sama kenal atau bahkan tidak kenal sama sekali, sangat beresiko jika kita memberikan semua data pribadi kita ke lawan bicara.

Untuk itu, kita juga sebagai pemilik data - data tersebut harus selalu hati - hati dalam memberikan data pribadi. Jika anda rasa ragu saat ingin memberikan data - data pribadi anda, maka sebaikan ditunda dulu. Cari informasi yang lebih banyak sebelum memutuskan untuk memberikannya (atau tidak memberikan)

Resikonya terlalu besar jika dibanding dengan keuntungan yang akan didapatkan. Apapun alasannya, memberikan data penting kepada orang yang baru 'ketemu' sangat tidak dianjurkan.

Di era internet seperti ini, informasi data pribadi seperti nomor rekening bisa menjadi nilai tukar yang sangat tinggi jika berada di orang yang tepat. Termasuk juga digunakan untuk hal negatif semacam phishing atau jual beli data orang lain.

Kalau sudah terlanjur bagaimana?


Jika anda sudah terlanjut memberitahukan nomor rekening atau data pribadi lainnya, dan tidak ingin mengikuti produk yang ditawarkan, saran saya segera hubungi Alodokter. Silahkan telepon atau hubungi sosial media (twitter) Alodokter dan minta agar mereka menghapus semua data pribadi yang pernah anda berikan.

Permintaan seperti ini sangat wajar dan juga sering dilakukan, dan umumnya pihak yang menawarkan jasa juga membalas dengan mengatakan kata - kata seperti ini: "Baik pak nama bapak akan kami hapus dari daftar kami, mohon maaf atas ketidaknyamanannya"

Tau dari mana mereka benar - benar menghapus data - data kita?

Memang kita juga sulit memastikan apakah mereka benar - benar akan menghapus data pribadi kita di sistem mereka, tetapi setidaknya kita telah berusaha dan mengajukan permintaan secara langsung kepada mereka.


Tetap harus objektif

Perlu anda ingat bahwa kita sebagai pengguna produk atau jasa juga harus melihat secara luas bahwa tim marketing ini hanyalah satu bagian kecil yang ada di Alodokter. Walaupun memang bagian marketingnya bikin ilfeel tetapi tidak bisa kita pungkiri bahwa aplikasinya memberikan berbagai macam manfaat juga.

Orang - orang yang menelepon anda juga sama seperti pekerja /karyawan lainnya, butuh makan, jadi kalau anda mau mengungkapkan kekesalan jangan berlebihan, seperlunya saja.

Dan setelah banyak yang protes seperti ini seharusnya sih tim marketing Alodokter harus segera evaluasi ya, ada yang salah dari cara mereka. Sistem marketing atau promosi seperti ini termasuk cara marketing "jadul", istilahnya "yang penting buat orang - orang daftar dulu, kesananya gimana nanti".

Nah mudah - mudahan mereka juga sadar dan berbenah dengan menerapkan sistem promosi yang berbeda, yang lebih adil bagi mereka dan juga calon nasabah. Tidak hanya yang manis - manis nya saja yang diberitahu, harus dibarengi juga dengan resiko - resiko yang dibebankan kepada nasabah.

Dengan begitu, kedua belah pihak tidak ada yang merasa dihianati dan kerjasama pun akan terjalin untuk jangka panjang.

Sepertinya cukup dulu sampai disini pembahasan tentang tim marketing Alodokter yang meminta nomor rekening. Jika teman - teman ada yang mau menambahkan atau berbagi pengalaman atau tips silahkan simpan dikolom komentar dibawah seperti biasa.

Eh iya, kalau berkenan nih, rindi tech juga sudah ada channel youtube nya lohhh, silahkan bisa dilihat - lihat ya, siapa tau cocok. hehe

Q&A (Pertanyaan yang sering diajukan di kolom komentar)

Dibawah ini adalah kumpulan pertanyaan (dan jawabannya) yang sering ditanyakan di kolom komentar. Dibaca ya, siapatau pertanyaannya sama.

Kak, itu emang bener ya yang nelpon saya itu dari pihak alodokter?
Kalau itu harus ditanyakan langsung ke Pihak Alodokternya. Tapi dalam beberapa kesempatan saat ditanya di akun media sosialnya (Twitter: @alodokter) pihak Alodokter membenarkan jika beberapa nomor yang ditanyakan tersebut adalah nomor bagian marketing mereka.

Kak, Alodokter bukannya aplikasi buat konsultasi kesehatan ya, kok malah nawar - nawaring asuransi?
Kalau dilihat dari aplikasi sih memang aneh, tapi kalau dilihat dari segi bisnis itu wajar2 saja dan masih dibidang kesehatan juga. Yang meresahkan itu sebenarnya cara mereka berkomunikasi yang seakan memaksa dan mengelabui kita sebagai calon nasabah.

Gan, kok mereka langsung nanya - nayain data pribadi kita sih? padahal kan saya belum tentu mau daftar
Saya juga kurang tau, sepertinya itu sudah SOP (Standar Operasional Prosedur) karena hampir semua yang ditelepon mengeluhkan hal yang sama. Seharusnya mereka menjelaskan dulu tentang programnya dan meminta persetujuan pendaftaran, kalau yang ditelepon setuju baru tanya - tanya data pribadi.

Min, akun sudah terlanjur ngasih data - data pribadi tapi pas ditanya nomor rekening aku gak kasih, itu gimana? Apakah saya tetap akan didaftarkan sama mereka?
Harusnya sih proses pendaftarannya tidak dilanjutkan ya karena untuk melanjutkan proses pendaftaran setiap sales yang menelepon harus mendapatkan data lengkap (termasuk nomor rekening) dan juga persetujuan kita apakah setuju atau mendaftar atau tidak.

Kak, barusan aku ditelepon terus mereka ngomongnya cepet banget sampai aku gak sadar bilang "iya.. iya.." aja. Itu gimana kak? Aku takut uang ku kepotong di rekening.. T_T
Itu adalah trik marketing, biar kita lengah dan bilang iya walau sebenarnya kita belum paham. Dan itu JAHAT!. Semoga mereka segera intospeksi diri dan memperbaiki layanannya. Kalau sudah seperti itu lebih baik langsung saja hubungi CS Alodokternya lewat sosmed (Twitter: @Alodokter) atau telepon ke kantor pusatnya (021-30000256) dan minta segera dibatalkan proses pendaftarannya.

Sob, kalau orang marketingnya cuman nanya "sudah mengerti ya buk? pak?" terus kita bilang "iya mengerti" emang itu persetujuan juga? kan dia gak nanya mau daftar atau tidak
Sayangnya, kedua pertanyaan tersebut dianggap sama. Sama - sama menanyakan kesediaan kita untuk melanjutkan proses pendaftaran. Teknik seperti ini sering dilakukan juga sama orang - orang marketing di perusahaan lain, mereka merubah pertanyaan dari "Mau daftar" jadi "Sudah mengerti ya?" dan mereka anggap kedua pertanyaan tersebut menjadi konfirmasi bahwa kita bersedia ikut atau daftar.  

Bang, kalau ada kurir Aldokter yang datang ke rumah terus minta kita tanda tangan gimana?
Kalau kamu memang tidak berminat mendaftar langsung tolak saja dengan tidak mentandatangani surat perjanjiannya. Kalau kurir nya maksa buat tanda tangan ya kita juga bisa maksa buat tidak tandatangan. Sekali - kali kita tegasin ke mereka bahwa kita juga berhak menolak dan juga memberikan kesan bahwa kita tidak nyaman dengan perlakuan mereka.

Kang, kalau kita sudah terlanjur ttd (tanda tangan) di formulir yang diberikan kurir gimana?
Kalau mau membatalkannya segera hubungi CS Alodokter nya. Saya sarankan langsung lewat telepon ya ke kantor pusatnya (021-30000256) biar cepat selesai proses pendaftarannya. Bila perlu hubungi juga lewat sosial medianya (Twitter @Alodokter) minta segera dibatalkan keanggotaannya. 

Pak, Saya sudah mengirim pesan DM ke twitter nya Alodokter tapi belum di respond, gimana dong?
Kalau sudah mengirim DM ke twitter nya, saya sarankan langsung mention juga di timeline Alodokter. Karena kalau kita mention, admin Aldokter akan merasa berkewajiban untuk membalas agar mereka tetap terlihat responsif di kalangan netijen yang lain. Jadi mau gak mau mereka juga harus balas DM kita karena sudah responsif di timeline. Trik ini sering saya lakukan dan 90% efektif di semua akun resmi perusahaan - perusahaan besar.

Kak, apakah saya harus uninstall aplikasi Alodokter biar gak ditelpon2 lagi?
Kalau kamu masih butuh aplikasi nya ya digunakan saja seperti biasa, jangan di uninstall. Karena ada juga beberapa orang yang ditelepon walaupun tidak pernah install aplikasi Alodokter.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan lain silahkan bisa disimpan di kolom komentar ya. Tetaplah menjadi pengguna yang bijak! #beWiseUser! Terimakasih, Wassalamualaikum wr.wb.

COMMENTS

BLOGGER: 151
  1. thanks infonya ya, pas banget hampir aja bapak saya kasih nomer rekening.. dari awal denger bapak telpon kok ngomongin data2 pribadi trus ada nyebut alodokter2 gitu, agak curiga kenapa aplikasi kesehatan nanya data2 kayak gitu.
    akhirnya langsung googling dan ketemu artikel ini, bapak udah nyebut 3 digit awal norek, langsung saya minta bapak matiin telpon

    ehh setelahnya dia masih telpon terus ga berhenti2, pantang menyerah -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup! teknik marketing nya terlihat sangat agresif dengan langsung bertanya data - data penting. Kalau dulu mungkin masih efektif cara seperti itu, tapi kalau sekarang malah bikin curiga. Terima kasih ya testimoni nya...

      Delete
    2. Terlalu agresif bikin org takut, apalagi sdkit memaksa utk mengatakan "Ya setuju'
      Pdhl yg namanya suami istri hrs ada kompromi dl dan perlu di bicarakan dl.utk lsg debit rekening sngt berbahaya,sy lsg blokir no rek, Krn terlanjur ksh no rek, wkt sy ksh no rek , marketing lsg koreksi kl no yg sy sebutkan slh, ktnya g muncul nama sy, ko bisa begitu.bnr" menakutkan

      Delete
    3. Waduh.. aku malah terlanjur kasih semua data juga no rek aku.. tp juga tau kalo tiap bulan bakal ke autodebet.. ak udh mau cancel tp mbanya ngeloby terus sampe aku ga enak dan bilang setuju.. gimana ya cara membatalkan perjanjiannya.. ak takut kenapa2, tp saldo udh ku pindahin ke ATM satunya lagi.. cuma takutnya malah jd kredit karna gaada saldo buat di auto debet.. duh gmn, tlong bantu aku hrus gimana ya 😭 mana suamiku juga marah2 karna ini

      Delete
    4. Kalau mau pasti sih mending telpon aja CS nya dan minta akun atas nama ibu di batalkan pendaftarannya..

      Delete
  2. Bagai mana cara membatal/menonaktif kan langgan alodokter.beberapa bulan ini saldo saya terus terpotong oleh alodokter.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba langsung hubungi CS Alodokter nya, yang paling mudah itu via Sosmed (twitter) kelihatannya mereka juga aktif membalas

      Delete
    2. Rekening saya terkuras 😭 saya pengen berhenti gimna caranya..

      Delete
  3. Saya ingin bertanya kak, apakah kalo kita terlanjur ngasih data diri pribadi seperti No NIK dan No Rekening akan tetap autodebit jika diujung percakapan saat dihubungi oleh tim Alodokter memberikan penolakan? Mohon saran nya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kamu sudah jelas menolak seharusnya tidak dilanjutkan ya prosesnya. karena secara hukum mereka butuh bukti konfirmasi atau persetujuan dari kita untuk mengikuti program tersebut walaupun hanya dari telepon. Kalau tetap terdebit berarti mereka melanggar hukum. Terus di cek saja saldo di rekeningnya, pastikan tidak ada transaksi diluar sepengetahuanmu

      Delete
    2. ini sama seperti kasus saya, saya sudah kasih identitas no rek, nama lengkap, tanggal lahir. tapi pas diujung2 mereka tanya apakah saya setuju. saya jawab tidak. kemudian mereka bikang baik bapak kami lewatkan. semoga tidak terdaftar

      Delete
    3. mending ka ditanya apakah setuju, kalo saya kemarin cs nya langsung bilang "katakan setujuuuu" tp sy jwb sy ga mau ikt program. jwbn nya sama , dilewatkan aja ya bu. dimatiin langsung

      Delete
    4. waduh, sepertinya mereka yang jualan asuransi juga dapat banyak tekanan ya, sampai minta2 bilang "Setuju" gitu.. Semoga segera dapat solusi dan jalan tengah yang adil bagi kita sebagai konsumen dan mereka juga sebagai pemilik jasa.

      Delete
  4. Ka,kalo kita sudah ttd pakai matre di surat alo dokter cara mencabut dan membatalkan asuransi tersebut gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung hubungi saja CS alodokternya dan bilang kamu ingin membatalkannya. Selanjutnya ya ikuti saja arahan dari mereka. Terus lihat lagi surat perjanjiannya, terutama mengenai proses pembatalan.

      Delete
  5. Bagaimana Caranya kita membatalkan Langganan alodokter, Jika kita sdh terlanjur memberikan data data kita termasuk nomor rekening

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung hubungi saja CS alodokter nya. Bisa lewat telepon atau sosial media (twitter) nya juga bisa. Langsung utarakan saja bahwa kamu ingin membatalkan langganan alodokter, nanti dipandu dari sana pembatalannya

      Delete
    2. nomer cs nya berapa ya kaa? soalnya barusan saya udah ngasih nomer rekeningnya

      Delete
    3. bisa dicoba disini ya: 021-24163343

      Delete
  6. Kak saya mau tanya tadi saya dapet tlfon dari alodokter terus saya terlanjur kasih no rekening saya terus tadi katanya besok mau ada kurir kasih surat dan saya di suruh tanda tangan, gmna ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya itu terserah kamu sendiri kalau mau lanjut ya tanda tangan, kalau nggak ya ga usah. tapi tetap cek terus saldo rekeningnya ya takutnya ada oknum2 yang nakal main daftarin aja tanpa persetujuan kamu

      Delete
  7. Kasusnya seperti itu tadi sore saya di telpon mengaku dari tim alodoc dan meminta alamat rumah dan no rekening saya sudah terlanjur mengasihkan karna dia beralasan telpinnya terekam dengan ojk da dia membacakan pernyataan tersebut dan memaksa saya untuk bilang setuju, mohon bantuanya ka apa akan ada pensalahgunaan atau gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau direkam itu memang sudah standarnya harus direkam, kan mereka juga butuh bukti persetujuan dari calon konsumen. cuman kalau maksa untuk bilang setuju ya sudah gak bener, gak boleh maksa calon customer. Kalau ditelpon lagi langsung minta aja dibatalkan semua prosesnya dan minta mereka untuk hapus semua data pribadi kamu yang ada disana

      Delete
  8. Terima kasih pencerahan nya mas. Pertanyaan saya sudah terwakil kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip! Sama - sama. senang tulisannya bisa bermanfaat

      Delete
  9. Saldo saya sudah terpotong ini sudah penipuan,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran saya sih langsung hubungi tim Alodokternya ya, mudah - mudahan uangnya bisa dikembalikan

      Delete
    2. kalau di potongnya berapa ya mas?

      Delete
    3. Tadi aku abis telp CS nya katanya kalo di batalkan tidak bisa di kembalikan,eh keburu pulsa nya habis 🥺 saran dong ?

      Delete
    4. Daripada setiap bulan terpotong saldonya, lebih baik beli dulu pulsa buat telpon lagi dan nanti ngobrolnya percepat saja sama CS nya, bilang saja saya sudah pikirkan matang2 biar gak ngobrol panjang lebar lagi.

      Delete
  10. Klo pembatalan lwat email bisa gk sih om ,,soal nya gk punya tweet

    ReplyDelete
    Replies
    1. dicoba saja, yang penting ada usaha dari kita nya. Sebenarnya yang paling cepat itu via telepon ke Customer Service Alodokter di 021-30000256 (dari twitter nya Alodokter). Klo twitter itu saya sarankan karena biar gak keluar pulsa :)

      Delete
    2. Web nya ap?? Krn saat ini akan ada kurir dtg k rumah..saya kaget dunk..barusan kurir dtg saya blg batalin aja a...soalnya saya gg menyetujui ini..n kurirnya minta foto bareng katanya buat bukti...

      Delete
    3. setau saya web resminya itu Alodokter(dot)com

      Delete
  11. Kalo udah kita berikan no rek kita gimana aku jga suda bilang setujuh ya Allah gimana ini ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau dibatalkan langsung aja telepon CS atau hubungi sosmed Alodokter di twitter. Minta pendaftaran anda dibatalkan dan minta tidak dilanjutkan

      Delete
    2. Mau bertanya kak, apakah kurirnya benar benar datang ke rumah kak?

      Delete
  12. Saya barusan juga di telp. Katanya dari alodokter, terus minta norek dan begonya saya kasih dan setuju🤦‍♀️ tapi saya sudah hubungi via twitter sama cs nya, gatau udah dibatalin apa belum,, huhu nyesel tau gitu ga diangkat tu telfon.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya itu respond yang wajar sih, ngasih data - data diri, apalagi kalau sudah dijanjikan sesuatu. Dijadikan pelajaran saja untuk kedepannya agar lebih berhati - hati lagi.

      Delete
    2. Iya kak, itu saya cuma kasih tau norek aja, terus tadi dapat email disuruh claim yang dbd itu, menurut kakak diabaikan saja atau bagaimana ya kak?
      Worry banget ih😌

      Delete
    3. Kalau gamau lanjut ya diabaikan saja. Satu bulan kedepan dipantau terus mutasi rekeningnya, biar bisa langsung di stop klo ada tagihan dari alodokternya

      Delete
  13. Bulan ini saldo saya uda dipotong sama alodokter. Mau nanya di bang. Gimana kalo misalkan saldo kita saat ini kosong sampai 2 bulan. Nah dibulan ke-3 baru kita isi lg,apakah autodebit tsb akan memotong saldo yg 2 bulan sebelumnya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! Umumnya sih gitu ya untuk jenis autodebit apapun, termasuk cicilan, tagihan, tabungan berjangka, dll. Kalau bulan ini gak bisa ditarik berarti bulan depannya ditarik double. Kalau lewat 2 bulan berarti nanti bulan ke 3 bakal ditarik langsung 3x. Kalau ingin berhenti harus kontak langsung Alodokternya, minta di stop dari sana.

      Delete
  14. kak mau nanya apakah pemberian uang sembayak 2 juta katanya mau di transfer ke rekening saya, apakah itu betul,, tetapi data data saya, hanya di minta nomor rekening doang,katanya dapat program dari cek bebas malaria,katanya biayanya mereka yang tangung di minta untuk foto resi/pembayaran, katanya pihak mereka yang bayar selama 1 tahun periode 2021.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya, dana asuransi (2 juta) itu baru bisa diberikan kalau kamu sakit, makanya mereka mensyaratkan foto resi pembayaran dari dokter/rumah sakit. Bukan langsung dikirim uang setelah kamu ngasih data - data. Kalau masih kurang yakin tanyakan lagi aja ke pihak Alodokter detailnya seperti apa.

      Delete
  15. Saya sudah menghubungi kontak alodokter dan mereka sudah menghapus data saya. Apakah itu benar sudah dihapus?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau itu sih hanya mereka yang tau ya, tapi kita sebagai konsumen berpegang saja sama keterangan resmi dari mereka. Kalau mereka bilang sudah dihapus ya berarti sudah dihapus.

      Delete
  16. Tadi sore saya juga ditelpon alodokter. Maksa banget minta no rekening nya. Padahal sudah Untungsy bilang gak mau ikut gabung. kekeh tidak sya kasih. Alhamdulillah terselamatkan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau maksa sih itu sudah berlebihan ya, harusnya kan santun ke calon customer baru.

      Delete
  17. Tdi say d telpon, say gk bilang iya setuju tapi saya bilang iya ps di tanya sudah paham? Saya jawab iya,
    Tapi kan saya gk bilang iya setuju, gimana donk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naah itu dia, kalau orang marketingnya 'jail' bisa dianggap menyetujui walaupun kalimatnya cuman iya di pertanyaan yang gak ada hubungannya dengan persetujuan. Mending langsung tanyakan saja ke CS Alodokternya tentang keanggotaan kamu, kalau masih ada minta saja di cancel atau dibatalkan mumpung belum keluar biaya premi asuransi yang bulanan

      Delete
  18. Memang premi 95 rb ada ya? Bedanya yg 195rb sama 95 rb apa y? Temen saya ada yg kena tiap blm kepotong 95rb. Dan ga bisa di hentikan katanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau untuk detail layanannya saya sendiri kurang tau dapat apa aja tiap premi yang ditawarkan. Tapi kalau mau dihentikan sih harus nya bisa ya, putus kontrak istilahnya. Apakah teman kamu sudah pernah telepon atau hubungi CS Alodokter untuk pembatalan layanan?

      Delete
    2. Bang kalau rekening kita gak ada saldonya gimana bg? Aman2 aja atau gak ya bang? Sebab rekeningnya sufah gak dipakai lagi

      Delete
  19. Hallo kak saya sudah terlanjur bilang iya dan sudah memberikan nomor rekening jd ini gmn ya kak saya jd takut:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau jelas sih mending hubungi langsung aja CS Alodokter nya, tanya aja status kepesertaan atas nama kamu. Kalau masih aktif dan kamu mau stop/cancel langsung bilang aja bahwa kamu mau cancel pendaftarannya. Kalau ditanya alasannya ya bilang aja saat ditelepon tim marketing, mereka gak kasih kesempatan kamu berpikir seakan - akan kamu harus memutuskan saat itu juga.

      Delete
  20. Wah katanya di random (acak), seperti undian gitu dan nmr kita teracak katanya, mana no rek udah terlanjur dikasikan lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau dibatalkan ya segera telepon aja CS Alodokternya atau lewat twitter biar segera di cancel pendaftarannya

      Delete
  21. Mas tadi saya di telfon kata nya alodokter.
    Trus dia minta no rek.
    Ya saya aja.
    Lantaran duit di saldo kosong.
    Trus penutupan nya juga baik.

    Kira kira ada efek samping nya ngak mas.

    Ohya dia juga bilang dapat duit 2 jt.
    Kalo kita benar2 sakit.

    Apakah itu benar juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya aman - aman aja selama kita ngerti apa yang dibicarakan sama CS nya, dan memang ingin ikut program tersebut. yang jelas sih harus tau nanti kalau ada yang gak sesuai harus gmn, harus hubungi kemana, dll. Coba dibaca lagi yang di cover 2jt itu sakit apa aja (klo gak salah gak semua jenis penyakit ditanggung) dan biasanya disebutin di perjanjian kerja sama. Dibaca lagi perjanjiannya

      Delete
  22. Kemaren sy juga di tlp, dibilang nya dapat uang 2jt,, cara claim nya cukup klik email yang akan dikirim sm alodokter.. Saya terlanjur ngasih data seperti nama, ttl dan no. Rek, ( tapi rekening saya gak pernah saya pake) apakah nantinya akan berpengaruh autodebet nantinya... Trus yang duit 2jt itu cs bilang gada syarat apa² cuma suruh klik isi email yg di kirim alo dokter,, nantinya uang 2jt akan langsung di tf ke norek sy.. Apakah benar begitu?
    Apakah masih bisa dibatalkan persetujuan yg sy brikan ke alo dokter tsb??

    Mohon pencerahan nya, terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. setau saya, uang 2jt itu berupa polis asuransi, bisa cair kalau orangnya sakit. Jenis penyakitnya juga ditentuin klo gak salah, gak semua jenis penyakit dicover. Kalau cs nya bilang gitu sih saya juga bingung ya, jadi itu mah bagi2 duit dong. Mungkin yang tinggal klik di email itu untuk klaim polis asuransinya, bukan klaim uangnya. Kalau mau dibatalkan ya tinggal hubungi aja CS Alodokternya dan minta dibatalkan. Atau bisa juga lewat sosmed twitter, kalau mau hemat pulsa

      Delete
    2. maap mas saya keburu ngasih no rek punya mertua saya gimana nih?

      Delete
    3. ga apa2 sih sbenernya, kalau mau cancel ya harus hubungi lagi CS Alodokternya, minta proses nya di stop atau cancel

      Delete
  23. thx banget analisa nya bang, untung saja saya tidak menyerahkan data saya. mana lagi musim covid susah dapat rejeki. ada aja pihak yang mencari keuntungan seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup! sama - sama. Semoga kedepannya semuanya lebih baik ya

      Delete
  24. Maaf sebelumnya saya mau bertanya.
    Tadi ada tim alodokter yg nelpon ke no saya dia nanya data saya terus saya sebutin,nanya nama,tgl lahir,tempat tinggal,semua nya saya jawab yg terakhir dia nanya no rek lagi ,untung aja saya bilang ngag ada,pertanyaan saya apakah data saya bisa di hapus atau bagaimana saya takut ntar data saya di salah gunakan.bagaimana ya pak,apa saya sudah terdaftar apa belum ?.
    Makasih pak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tentang penghapusan data mending langsung aja hubungi CS Alodokternya, minta data mu untuk dihapus dari sistem. seharusnya mereka menyanggupi karena pemilik data pribadi yang memintanya, bukan orang lain.

      Delete
  25. kak barusan aja aku dpt telp kata nya dr Alodokter..ngomongin yg dapat 2jt jdi klo sakit dbd itu bisa dklaim jangka waktu 1th...yah ngomong pjg lebar gtu..trus nanyain Nama lengkap,TTL,alamat & aku jawab semua..pas terakhir dia nnya Norek ..Aku bilang ada 2 BNI & BRI...trus ditanya mau pke yg mna..aku jawab BRI trus dia mnta norek nya..kta nya nnti biaya perbulan nya sekian gtu autodebit...tpi pas diminta norek ga aku ksih tau..alasanku lupa norek dia minta diliat dlu pelan" gpp atau prnah ada transaksi tf..coba dicek gtu tak bilangin nnti ae tak coba cari dlu..ttep kekeh katae dicari pelan" sabar nunggu nya..akhir nya tak matiin..dan telp" trus..tapi ga tak angkat..nah pertanyaan nya gmna ya apakah nnti ttep saldo atm akan berkurang tiap bulan nya ? kn saya blom ada kesepakatan akhir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau belum ngasih norek sih seharusnya aman ya, soalnya mereka gak boleh masukin data yang belum dikasih tau sama calon nasabah. Apalagi diakhir telepon gak ada kejelasan, makanya mereka telpon terus soalnya ada syarat yang belum mereka dapatkan (norek).

      Delete
    2. samaa ka, tadi saya sudah kasih no rek. kita liat kedepannya kaya gimana hahahah

      Delete
  26. Kak , aku tadi juga di telfon katanya dari pihak alodokter gitu. Minta data diri juga. Aku Uda terlanjur kasih data diri sama norek aku. Tadi juga tanya tanya alamat lengkap sama kode pos Uda aku kasih tau juga. Aku coba cek ATM aku ga bisa dipake . Ga bisa ngeluarin uang. Gimana ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih ga ada hubungannya sama ATM ya. Kalaupun ditarik otomatis sama Alodokter gak mungkin semua, pasti sesuai perjanjian. Coba langsung tanya aja ke CS Bank yang kamu pake, siapa tau cuman kesalahan teknis atau mesin ATM nya yang lagi error

      Delete
  27. Wah makasih banyak kak penjelasan diatas detail banget. Jujur aku sama seperti semua yang komentar disini, bahkan pihak alodokter sampai datang kerumah. Meminta data² sampai ttd diatas materai. Jujur sampai skrg saya masih panik, langsung minta proses pembatalan lewat email. Namun kurirnya juga foto ktp saya dan selfie bersama. Apakah aman ya kak? Tapi untung saldo saya sudah kosong beberapa bulan. Kaget kok marketing perusahaan besar aneh begitu, merugikan banget bagi yang gak paham..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya sih aman - aman saja ya selama mereka mematuhi peraturan2 tentang perlindungan data. Apalagi kan mereka juga perusahaan resmi, sudah sepatutnya mereka tunduk terhadap hukum yang ada. Tapi kalau memang masih kepikiran ya tinggal telpon saja pihak Alodokternya terus minta data kita yang ada di mereka dihapus dari sistem Alodokter

      Delete
  28. Gw mah simple, Mba2 penelepon minta no. Rekening, gw tinggal jawab "tapi saya gk punua nonor rekening mba" trus dia langaung berhenti nelpon.
    Tapi emang bener gw gk punya nomor rekening. Gw masih bocah

    ReplyDelete
  29. Replies
    1. uang apa nih? kalau uang santunan/asuransi langsung saja tanyakan ke pihak Alodokternya

      Delete
  30. Aq ikut kepesertaan alodok sudah 1 tahun lebih,oktober lalubsy operasi dan harus rawat inap selama 6 hari.klaim alodok 1 juta per hari rawat inap.sudah semua dokumen saya lampirkan lewat aplikasi di beritahu proses rivew klaim danya 2 smp 14 hari..tapi smpi sudah mau 4 bulan klaim saya masih belum cair.dan bahkan tidak jelas dan dingantungkan..padahal ini adalah asuramsi pertama sy😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah wah.. kalau gitu sih harus segera diselesaikan ya. Langsung saja hubungi pihak Alodokternya di telpon atau sosmed. Kalau masih gak jelas mending datangin kantornya

      Delete
  31. Kak mau tanya saya mendownload aplikasi alodokter dan saya sudah menggunakan jasa tersebut dengan membayar dokter tersebut setelah konsultasi setelah melakukan pembayaran dengan virtual billing account... Dan saya tidak pernah mendapat SMS ataupun telfon dari pihak alodokter dan saya tidak pernah ngasih no rek saya ke aplikasi alodokter... Pertanyaan saya apakah kegiatan saya tersebut aman... Saya takut membaca komen orang orang terkena sedot saldo... Selagi saya tidak ngasih no rek dan kegiatan saya biasa di aplikasi itu aman yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman - aman aja, klopun nanti ditelpon ya tinggal ditolak saja penawarannya klo memang gak berminat.

      Delete
  32. Kak, aku barusan ditelpon juga pas dia nanya rekening saya hanya jawab bank ini atas nama adek saya, no rekening belum saya kasih, apa rekening saya bakal aman, kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. aman - aman aja. yang penting kalau nanti ditanya lagi bilang saja belum minat/belum mau daftar biar gak di telpon2 terus

      Delete
  33. Barusan di telpon minta data nama lengkap sama no rekening di no ini
    02151010578 ap ini no Alodokter...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau itu sih harus langsung tanyakan ke CS Aldokternya ya, coba saja tanyakan di twitternya

      Delete
  34. Kak kmrin saya di telpon dan tadi datang kurir. Trus saya ttd di atas materai. Apa bisa di cancel ya soalnya takut atau minta pemblokiran transaksi ke Bank ya supaya ga ada proses autodebet.Mohon pencerahannya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih tetap bisa di cancel ya, itu hak kita juga sebagai konsumen. Langsung aja telepon/kontak CS Alodokternya dan minta kepesertaanmu dibatalkan

      Delete
  35. Saya mau tanya kak, saya tadi juga dapat telfon menawarkan asuransi, dan fitur unlimited chat dg dokter di aplikasi alodokter, dia nanya nama, tgl lahir dan norek, dan sudah terlanjur saya kasih, tapi pas dia bilang minta konfirmasi dan bilang setuju atas pertanyaan dia ttg asuransi, langsung saya matiin telpon nya, apakah aman saldo di atm saya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. harusnya sih aman ya, soalnya persetujuan dari calon nasabah itu wajib didapatkan untuk melanjutkan proses pendaftaran. Kalau dia gak punya persetujuan dari kita tapi tetap didaftarkan itu namanya sudah pelanggaran

      Delete
  36. Terima kasih informasinya, sangat membantu dan menambah wawasan artikel ini. Saya tadi sempet waswas kena telp juga, tapi sudah teratasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama - sama mas. senang dapat membantu artikelnya

      Delete
  37. Waduh gimana dong....udah nanggung bilang setuju abis pusing ditelp lagi sakit juga,tapi di rekening kagak ada duitnya,apakah aman kalau tidak ada duitnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. setau saya kalau sudah jalan tagihannya dan gak ada uang di rekening, akan dianggap sebagai hutang. jadi bulan depannya kalau ada uang di rekening akan ditagih dua bulan untuk menutupi tagihan bulan pertama. lebih baik dihubungi saja CS alodokternya dan minta untuk dibatalkan pendaftarannya biar lebih tenang

      Delete
  38. Barusan di telpon, saya kira cuman ditawarin terkait adanya program asuransi dbd 2juta, saya penasaran dengerin aja, tau - tau minta konfirmasi email, nama sesuai ktp, tempat tanggal lahir, rekening yang digunakan, terus ada kata2 didaftarin program asuransi dbd, disitu saya langsung tanya "ini programnya langsung aktif apa menunggu persetujuan saya lagi?" mbaknya nggak jawab cuman jelasin lagi terkait program terus kayak minta saya ngomong "iya, setuju" , untung belum sempet nanyain no rekening, langsung saya tutup aja, terus saya block, risih ini udah nelpon yang ke 3x nya, dan data saya seakan2 diumbar begitu aja ke tim marketingnya, nggak sopan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes. Mereka harus lebih menghargai privasi calon pelanggannya, apalagi yang sudah jelas - jelas menolak. Semoga mereka memperbaiki cara jualannya, kalau seperti ini jadinya malah meresahkan ya

      Delete
  39. Kak, tolong respon ya Kak. Saya sudah baca baca komennya, dan kakaknya baik bgt semua di tanggapi.. Kasusnya sama, saya sudah kasih no rek & ada saldonya lagii :" tapi pas minta persetujuan saya tanya autodebet ya, katanya iya, saya langsung mute speaker dan biarin dia promosi abis itu saya matikan dan blokir Kak. Apakah saya sudah terdaftar Kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seharusnya sih gak dilanjutin ya proses pendaftarannya, soalnya wajib dapat persetujuan langsung dari kita (calon nasabah) baik itu dari lisan maupun tulisan. Kalau kyk gitu sih sepertinya aman2 aja. Dipantau aja mutasi rekeningnya bulan depan untuk jaga - jaga.

      Delete
  40. Saya mau bertanya, saya barusan di telpon dari alodokter, dia mengkonfirmasi data data saya dan meminta nomor rekening, saya sudah kasih tau nomor rekening saya, tapi saya belum bilang setuju dan rekening saya tidak ada saldo nya,
    Apakah dengan itu saya sudah terdaftar dan akan menjadi hutang di rekening?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gak bilang setuju sih harusnya dibatalkan ya pendaftarannya. Kecuali kalau sudah setuju, kalaupun kosong rekeningnya akan ditagih double di bulan berikutnya (jadi hutang).

      Delete
  41. Tadi ada yang telpon ke aku nomernya +622151010575 sama +622131192724dia nelpon katanya aku harus claim asuransi alodokter padahal aku gak daftar alodokter dan gak ikutan kuis alodokter juga anehnya dia bisa tau nomer hp sama email aku udah gitu dia maksa banget minta nomer rekening tolong dong kalo emang nomer yang diatas nomer pegawai marketing alodokter tolong kasih tau jangan suka maksa minta nomer rekening orang secara paksa bikin orang curiga aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah - wah.. sudah mulai mengganggu gitu ya, semoga pihak Alodokter membaca ini dan memperbaiki kualitas marketingnya

      Delete
  42. Kak tadi kurirnya DTG kerumah. Tp aku langsung blg klo aku batal . Dan aku ga sempet trs diatas materai. Kira kira gmna ya kak. Apa betul akan di proses pembatalannya?? Dan tadi juga kurirnya foto KTP saya juga kak. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kamu sudah bilang langsung batal sih harusnya gak dilanjutin ya prosesnya. Kalau masih penasaran sih mending langsung telpon/tanya ke sosmed nya Alodokter tentang kepesertaan atas nama/no telpon kamu. kalau masih aktif langsung minta di stop aja prosesnya

      Delete
  43. Bagaimana jk sdh terlanjur kasih nmr rek tp sy tdk minat untuk lanjut karna tdk menggunakan fasilitas dri alodokter??
    Bgmn cara berhetinya ka tolong jwb krn sy gk minat untuk lanjut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. langsung aja hubungi pihak alodokternya. bisa lewat sosmednya juga di twitter. langsung saja bilang ingin membatalkan proses pendaftaran

      Delete
    2. Kak saya sudah menghubungi lewat twitter , tapi belum ada tanggapan...apa mungkin di rekening saya bisa terpotong ?

      Delete
    3. @Vina: Coba di mention juga di wall nya ya.. biar mereka aware. Bilang aja 'min cek DM saya ya, sudah dikirim daritadi tapi belum dibalas" atau apalah. Kalau di DM aja kadang suka terlewat atau tertutup sm yg sudah mention

      Delete
  44. Terima kasih kak atas infonya kak artikel ini sangat bermanfaat.
    Kebetulan saya baru saja ditelpon dan langsung cari informasi di google tenryata banyak jg seperti saya. Begitu baca artikel ini saya langsung menghubungi cs alodokter untuk mengajukan pembatalan, kemudian data saya dikonfirmasi kembali. Semoga betul dilakukan pembatalan ya, saya merasa tidak setuju dengan sistem auto debit itu, mungkin next saya akan pantau terus mutasi rekening saya dan apabila masih berlanjut saya akan terus coba mengajukan pembatalan asuransi.
    Terima kasih untuk artikel yg telah membantu ini kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama - sama ya, saya juga terimakasih atas komentar positif nya. Semoga proses pembatalannya benar - benar telah selesai ya.

      Delete
  45. Apakah benar nama saya d daftarkan sama seseorang yang tidak bertanggung jawab, demi mendapatkan konsumen/member sampe2 daftar gak ada persetujuan terlebih dahulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau itu sih harus tanya langsung sama pihak Alodokter nya, bisa jadi ada orang lain yang mengaku2, tapi lebih jelasnya lebih baik langsung hubungi tim Alodokter biar jelas

      Delete
  46. Kak tadi siang saya ditlfon katanya dari alodokter, minta no rek nama dan tempat tinggal sudah terlanjur saya kasih tau, tapi diakhir pembicaraam sudah sempat saya tolak nanti apakah mungkin diproses / tidak ya ? Sampai jam segini blm ada penarikan dari atm, biasanya kepeseertaan diproses berapa lama setelah tlfn ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penarikan uang di atm juga tidak langsung hari itu juga, bulan depannya kalau gak salah. Tapi kalau sudah menolak sih harusnya gak diteruskan ya proses pendaftarannya.

      Delete
  47. Asalammualaikum.. Sal kenal mas, beberapa hari yg lau saya daftar di web alodokter utk menanyakan sesuatu hal pada tim dokternya, setelah dapat balasan dari pertanyaan tersebut dan gk lama masuk telpon dengan kode 021... Lalu seorang wanita menyapa saya bilang dari tim alodokter.. Awalnya sekadar basa basi.bla..bla.. Bla.. Tapi kemudian yg saya tangkap seperti marketing jualan produk(saya tau karena saya juga bekas sales marketing mobil) feeling saya mulai sedikit gk enak.. Apalagi marketingnya minta norek tabungan.. Saya bilamg saya gk hafal.. Tapi tetap ngotot utk mengingat norek saya.. Atau bisa jd norek tersimpan dlm Hp..sdah saya jelaskan tdk ada.. Eh malah marketing nya bilang 'masa norek bapak gk ada simpan di HP atau d catat.. Ntr klu ada yg mau transfer gimana? Katanya lgi.. Trus aja bujuk denhan sedikit maksa yg bkin saya semakin ilfeel.. Kerna saya make m-banking dia suruh saya liat d aplikasi banking no rek saya telpon d ttup dlu dan 2 mnit lg di telpon lagi.. Krena saya sdh ilfeel tingkat dewa pas di telpon lg gk saya angkat.. Ada beberapa kali telpon masuk dr kode area yg sama cuma digit belakang aja yg beda bahkan sampai jam setengah 6 masih telpon juga.. Itu pengalaman saya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam wr.wb. Terimakasih banyak ya udah mau berbagi pengalaman. Semoga bisa menjadi pelajaran juga buat yang lainnya dan semoga pihak marketingnya merubah cara jualannya. Salam kenal juga ya!

      Delete
    2. Kak saya sudah telpon cs pusat dan sudah mengkorfimasi kembali data saya,apakah itu benar2 dibatalkan kak ?saya mulai was-was sekali

      Delete
    3. kalau kamu sudah bilang mau batalin dan CS nya bilang "iya" atau "akan segera kami proses pembatalannya" atau kata2 semacamnya, itu sudah cukup menurut saya. Kalau mereka tetap melanjutkan sih itu sudah pelanggaran hukum. Jadi kyknya sudah aman kalau memang sudah dikonfirmasi sama CS nya.

      Delete
  48. Kak saya mau batalin tp syarat persetujuan pembatalan ada nomor polis. Dan saya belum dapat nomor polis gmn ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah gimana, kan mereka yang punya data. harusnya mereka bisa dengan mudah melakukan pembatalan. atau bisa jadi kamu memang belum terdaftar. Tanya lagi saja status akun atas nama kamu, apakah sudah terdaftar atau belum. kalau gak ada ya berarti belum terdaftar.

      Delete
  49. Beberapa hari yg kalo saya sempat konsultasi di web nya alodokter dan pertanyaan saya sdh terjawab by e-mail juga, beberapa saat kemudian masuk telpon dari kode are 021 dan yg berbicara cewek yang ngaku dari tim marketing alodokter.. Awalnya sih percakapan basa basi aja. Nanya tanggal lahir dan tempat tinggal trus udh register di web nya alodokter.. Saya jawab semua pertanyaan marketing nya dengan baik meski marketing nya ngomong tanpa kasi kita selah utk bertanya.. Namun kemudian pertanyaan menjurus ke norek tabungan krena akan di sinkron kan apakah saya benar pemilik asli dan apakah saya bener nama yg di telpon sesuai dengan norek bank.. Saya bilang kalau saya tdk hafal norek nya.. Marketing nya malah suruh saya ingat lagi dan suruh saya buka HP mana ada tersimpan dlm HP.. Nah di sini saya mulai ilfeel kok begitu ngototnya mau tahu no rek saya.. Akhirnya marketing nya minta matikan telpon 2 mnit minta saya cek no rek di m banking, karena saya make m banking.. Karena sdh ilfeel tingkat dewa.. Begitu di telpon lg gk saya angkat.. Bahkan beberapa kali di call smpai jam setengah 6 sore.. Untung belom kasi norek

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sudah meresahkan gitu ya, semoga mereka ada yang mengingatkan. makasih banyak ya sharing nya, semoga menjadi pelajaran buat yang lainnya

      Delete
  50. lucu sih wkwkw, untung gue pake nama samaran gak nama asli, sampe di tanya nama nya sesuai dengan ktp apa engga, gue jawab iya, gue kasih nomor nik yang ngasal, sama rekening yang asal, dia ngotot kalo data nya salah, dia nyari cara biar gue kasih data yang asli wkwkwkwk, marketing macam apa itu..
    "Iya mengerti" di anggap "IYA SETUJU" goks wkwkw, saya gak pandai mengartikan itu, tapi alhamdulillah ngerti aja gimana harus mengamankan data pribadi
    menurut gue sih terlalu parah kalo begini kalo misalnya yang gak ngerti apa apa main iya ngerti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes. Itulah kenapa saya buat pembahasan khusus ini, ternyata masih banyak yang belum familiar dengan penawaran - penawaran seperti ini dan malah salah pengertian disangkanya akan diberi uang. Makasih mas Aditya atas sharing nya ya!

      Delete
  51. Hallo mas, mau nanya . Jadi pas saya lagi nongkrong sama suami tiba2 didatengin sales alodoc . Terus suruh download apk.nya. terus dimintai data2 KTP, nik, sama nomer rekening . Terus difoto juga mukanya. Yang anehnya suami saya tanda tangan diatas materai dan gak dibaca isinya apa. Itu gimana ya mas kira2?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya gak salah itu mereka lagi promosi asuransi dari alodokter. Kalau memang gak minat saya sarankan untuk segera membatalkan prosesnya, telpon saja pihak alodokternya atau hubungi lewat sosial medianya. Di twitter juga saya pantau sudah mulai ada yang ngeluh tentang orang2 yang promosi kyk gitu. Lain kali harus lebih protektif lagi sama data pribadi, apalagi sama orang yang baru ketemu seperti sales, dll.

      Delete
  52. Hallo kak mau tanya. Jadi tadi ada yang nelfon dari alodokter menanyakan nama,alamat,,email dan bank yang di gunakan. Nah saya sudah memberikan no rek saya, tapi pada saat tim marketing nya nanya setuju gitu langsung saya matikan. Kemudian tim marketing nya nelfon lagi saya bilang tidak jadi daftar kemudian kata tim marketing nya jawab di batalkan dan tidak jadi di proses apa nanti saldo saya akan tetap berkurang ? Dan apk alodokter juga sudah saya hapus dan akun nya juga sudah saya hapus lewat facebook karna saya log in nya lewat facebook dan saya juga sudah email alodokter tersebut. Itu gimana yaa kak kira kira ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau seperti itu aman sepertinya. Dan sebenarnya kalau masih mau pakai aplikasinya sih gpp selama kita gak daftar di bagian asuransinya

      Delete
  53. Saya mau bertanya, tadi jam 14:30 saya di telpon dari alodokter dia nanya nanya kaya marketing bego nya saya saya kasih tahuin, sudah kasih tau nomor rekening saya, dan dia juga tanya tanggal lahir tempat lahirnya dimana, saya juga sudah terlanjur jawab, dan dia tlp alamat nya sesuai KTP terus dia nanya mau ketemu dimana iya di rumah apa di tempat kerjaan, saya langsung matiin tlp, terus yg ke 2 nya saya angkat saya di ngomong terus saya matiin habis itu dia tlp lagi saya tidak angkat, habis itu saya tolak terus tidak tlp tlp lagi, tapi gimana iya saya udh terlanjur kasih data-data saya sama rekening saya Mau bertanya kak, apakah kurirnya benar benar datang ke rumah gak ya ?
    Saya jadi takut :'( :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau kita sudah memberikan tanda2 penolakan sih kyknya gak akan dilanjutkan pendaftarannya. Kalaupun kurirnya datang ya ditolak saja dan bilang sudah nolak waktu ditelpon juga

      Delete
  54. Halo kak, jadi saya udah melakukan pembatalan di twiternya, kmudian saya di arahkan untk mnghubungi no cs nya atau lewt email, jdi udh saya email dan balasan nya yaitu dsruh melengkapi data seperti nama lngkp, no dan email yg digunakan serta alsan pembtlan program,, jadi saya mau mnt saran untuk alasan nya yang tepat gitu apa ya kak biar bisa di proses dan bisa batal gtu kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mau langsung ya jujur saja, bilang kamu merasa dibohongi atau merasa dipengaruhi oleh marketing yang agresif. atau kalau mau yang sopan ya bilang saja tidak minat atau belum membutuhkan jasa asuransi yang ditawarkan. sebenarnya ini hanya formalitas saja, alasan apapun yang kita berikan biasanya diterima2 saja sama mereka, yang penting masuk akal.

      Delete
  55. Hai kak. Jadi tadi ada yang nelfon dari alodokter menanyakan nama,alamat,,email dan bank yang di gunakan. Nah saya sudah memberikan no rek saya, tapi pada saat tim marketing nya nanya setuju gitu langsung saya matikan. Kemudian tim marketing nya nelfon lagi tapi saya gak angkat, apakah saya akan terdaftar terus apakah saldo saya akan autodebet? Mohon bantuannya kak saya takut bangt

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau gitu sih kyknya masih aman, soalnya CS nya masih nelpon berarti ada yang kurang datanya

      Delete
  56. wah terimakasih sangat untuk informasinya. saya barusan banget ditelpon CS alodok untung saya kagak ngaku kalau punya beberapa nomor rekening Bank konvensional yang disebutkan. jadi saya ga jadi di proses haha

    ReplyDelete
  57. Td pagi saya pertama kali dpt telpon ginian, sama persis alurnya.. Pas ditanyain yg bagian bank dan no rek, aaya jawab 'maaf mas lg sibuk', trs kangsung dimatiin tanpa ada salam sperti "baik terima kasih bu". Jd saya nangkapnya ini penipuan hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha.. sepertinya yang telpon kesal karena gak dapat nasabah baru. harusnya tetap ada kata penutup karena kalau memang resmi kan teleponnya direkam sama perusahaannya

      Delete
  58. Hallo kak mau tanya. Jadi tadi saya juga habis di telfon dari alodokter. Minta data data, tapi terlanjur saya kasih, tapi memang nomer rek saya sudah terblokir lama, kemudian di akhir waktu di tanya setuju tidak saya hanya diam lalu telfon mati. Terus pihak alodoketrnya telfon terus dan tidak saya angkat. Apakah saya harus hubungi cs untuk pembatalan ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau masih telepon terus berarti ada yang belum lengkap dan gak bisa didaftarkan. abaikan saja

      Delete
  59. Kak td sy dihub alodoc mnta dta diri trus no rek..trlnjur tak kasih...trus waktu dia bacain surat panjang..isi data diri dan lain lain...sy blg sy cencel aja deh mb mau pkir2 mb nya jawab ini klo di cencel brti klaimnya yg 2jt jg di cencel ya buk..trus sy jawab iya cencel aja...itu gmn kak aman enggk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman. dia cuman mau meyakinkan lagi bahwa kita tidak ikut programnya.

      Delete
  60. barusan di warkop ditawari oleh marketing alodokter. padahal aku install cuma ingin bantu. eh ga taunya minta rekening untung ga aku kasih tau. terima kasih, sangat membantu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama - sama ya, senang tulisan ini bermanfaat

      Delete
  61. Bang saya sudah terlanjur setuju dan ngasih no rek. Saya harua gimana ya supaya bisa berhenti?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya harus segera hubungi CS alodokter, dan bilang mau membatalkan proses pendaftaran. detail nomor telp/sosmed nya sudah ada di artikel ya

      Delete
  62. Aku mah pihak Alo dokternya datang, trus minta dat data kaya gitu, maksa banget, awalnya engga aku kasih, tapi si pihak Alo dokternya maksa terus sampe aku malu diliatin org, dan aku tanya resmi ga itu teh? Dan si tetehnya jawab aman kok yaudah aku kasih eh sekarang malah autodebet dong:( bingung ga ngerti cara berhentiin nya😭😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung aja hubungi CS Alodokternya ya, bisa lewat sosmednya atau telpon. minta segera di stop kepesertaannya. Untuk detail alamat sosmed atau telponnya sudah ada di dalam artikel ya

      Delete
  63. Saya barusan di di telfon oleh alodokter mereka meminta no rekening dan no KTP saya akhirnya saya ngasih aja Norek dan No KTP saya udah itu mereka memaksa saya untuk menjawab iya itu saya menjawabjawab iya.udah itu saya batalkan saja soalnya saya masih ragu akhirnya dia lewatkan saja.Gimana yang udah terlanjur ngasih Norek dan No KTP tapi ngak jadi berlangganan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gak jadi berlangganan ya gpp sebenarnya. Data kita paling dijadikan arsip sama mereka. Kalau mau data kita dihapus dari arsip mereka sebenarnya bisa, tinggal telepon saja CS nya dan minta data kita dihapus, tapi dibiarkan juga sbenarnya gak masalah selagi mereka memang perusahaan yang resmi dan tunduk kepada hukum

      Delete
TIPS BERKOMENTAR:
Klik (sampai muncul ceklis) kotak putih kecil pada bagian "Notify me" agar mendapatkan notifikasi apabila komentar atau pertanyaan kamu telah mendapat balasan :)
Terimakasih atas partisipasi aktifnya di halaman RindiTech.com :)

Name

Accessories,6,Adobe,2,Android,35,Apple,32,Apps,15,ASUS,16,Automotive,14,Biografi,3,Blackberry,12,Blogging,15,Computer,5,Corel,11,Crime,25,Design,6,Facebook,24,Finance,43,Formula 1,4,Games,36,Google,25,HTML,5,Instagram,18,Internet,67,Microsoft,24,Modem,10,Motorola,3,Muslim Corner,10,News,244,OPPO,1,Peraturan,6,PlayStation,3,Productivity,32,Review,53,Robot,1,Samsung,22,Security,44,SEO,1,Smartphone,5,Social Media,55,Software,22,Sony,6,Sponsored,3,Telegram,2,TikTok,2,Tips 'n Trick,260,Toko Online,43,Tutorial,288,Virtual Reality,1,WhatsApp,28,Windows,10,XBOX,4,Xiaomi,29,YouTube,16,
ltr
item
Rindi Tech: Ditelepon Alodokter yang meminta nomor rekening? Ini temuan kami
Ditelepon Alodokter yang meminta nomor rekening? Ini temuan kami
Diminta data nomor rekening melalui telepon? Apakah penipuan? Ditelepon Alodokter dan diminta nomor rekening? dijanjikan uang 2 juta rupiah?
https://1.bp.blogspot.com/-Fbx3U8iBoV0/XwpefI5J9fI/AAAAAAAAIqw/1HC0FOh-R-U8wvNyh8TKDkSreVqM2ytwgCLcBGAsYHQ/w640-h356/Ditelepon%2BAlodokter%2Byang%2Bmeminta%2BNomor%2BRekening%2BIni%2BAlasannya%2B1.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Fbx3U8iBoV0/XwpefI5J9fI/AAAAAAAAIqw/1HC0FOh-R-U8wvNyh8TKDkSreVqM2ytwgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h356/Ditelepon%2BAlodokter%2Byang%2Bmeminta%2BNomor%2BRekening%2BIni%2BAlasannya%2B1.jpg
Rindi Tech
https://www.rinditech.com/2020/07/ditelepon-alodokter-dan-diminta-nomor-rekening.html
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/
https://www.rinditech.com/2020/07/ditelepon-alodokter-dan-diminta-nomor-rekening.html
true
2075561899425353581
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content