Facebook meminta maaf setelah tayangan ‘Year in Review’ nya membuka kembali kenangan buruk bagi beberapa penggunanya

Facebook meminta maaf setelah tayangan ‘Year in Review’ nya membuka kembali kenangan buruk bagi beberapa penggunanya

Selagi kita melakukan scrolling di halaman utama facebook (News Feed) di masa liburan ini, kita mungkin melihat beberapa postingan teman kita mengenai foto-foto liburannya, atau kebersamaan bersama keluarga, dan ada beberapa postingan ‘Year in Review’ berupa slide foto-foto dari timeline pribadi kita yang dipilihkah oleh facebook dari setahun terahir.

Sayangnya, algoritma (sistem) facebook dalam memilih foto tidak terlalu baik, karena ada beberapa hasil yang memadukan kenangan bahagia dan kenangan buruk, dan itu tidak terlalu bagus.

Facebook: “Mengingat memori-memori yang membuat anda sedih? Lihatlha ‘Year in Review’ anda!”
— William Wilkinson (@willw) December 26, 2014

‘Year in Review’ menampilkan postingan-postingan yang dianggap sangat terikat dengan kita di tahun 2014, dan menggabunggan semua itu menjadi foto album lengkap dengan clip art yang lucu. Pada awalnya The Washington Post mengabarkan tagline bawaannya adalah, "It’s been a great year! Thanks for being a part of it." (“ini adalah tahun yang mengesankan! Terima kasih telah menjadi bagian dari ini.”)

Karena algoritma Facebook memilih foto dan momen dari postingan yang memiliki tingkat interaksi paling tinggi, itu berarti kenangan buruk pun (yang memiliki tingkat interaksi yang tinggi) juga akan terpilih. Terlepas dari itu, para pengguna diberikan pilihan apakah slide Year in Review mereka dapat di bagikan atau tidak.

Facebook "year in review" ini sangat mengerikan karena mereka memilih 2 foto dari anjing-anjing saya yang telah meninggal tahun ini dan menggunakan elemen desain grafis yang jelek.
— Travis Louie (@travislouie) December 27, 2014

Konsultan Web Desain dan penulis Eric Meyer, dalam Year in Review nya memunculkan kematian dari anak perempuannya, dia menulis tentang pengalaman yang tidak menyenangkan dalam sebuah post pada website nya dengan judul “Inadvertent Algorithmic Cruelty” (Kekejaman Algoritma yang disengaja).

Dan saya tahu, tentunya, bahwa ini bukanlah hal yang disengaja. algoritma ini menghasilkan kode yang berjalan pada hal-hal yang berlebihan, mengingatkan orang-orang pada tahun-tahun yang mengagumkan, menampilkan foto-foto selfie mereka pada saat di pesta atau saat sedang berlayar pada waktu liburan. 
Tapi untuk mereka yang telah melewati tahun ini dengan kematian dari orang-orang yang mereka sayangi,  atau menghabiskan waktu mereka di rumah sakit, atau sedang dalam perceraian atau kehilangan pekerjaan atau krisis-krisis lainnya, kita mungkin tidak mau lagi melihat itu semua.

Berdasarkan sebuah postingan, Product Manager dari Facebook untuk Year in Review, Jonathan Gheller, menghubungi Meyer dan mengucapkan permintaan maaf secara personal.
Berikut adalah ungkapan-ungkapan beberapa orang yang mengkritik hasil dari ‘Year in Review’ yang kami dapat dari Mashable.com

Facebook meminta maaf setelah tayangan ‘Year in Review’ nya membuka kembali kenangan buruk bagi beberapa penggunanya
Sumber: Mashable.com


Nah, bagaimana slideshow Year in Review kalian? Apakah kalian suka? Atau ada beberapa foto yang membuat kalian menjadi sedih? Bila berkenan kalian bisa bagikan Year in Review kalian pada kolom komentar! Terima kasih! 

Sumber: (Mashable.com)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »