5 Tahun setelah Berdiri Flickr.com akhirnya membeli Flicker.com

Siapa yang tidak tau Flickr, situs tempat menyimpan dan berbagi foto milik yahoo ini masih eksis sampai sekarang. Namun siapa sangka bahwa nama Flickr tersebut sempat memberikan masalah kepada website tersebut, tepatnya meningkatkan potensi kerugian bagi perusahaannya sendiri. Kok bisa?

Artikel ini dibuat untuk mendukung artikel mengenai nama domain (baca: Tips Penting Memilih NamaDomain (alamat website) untuk semua jenis website), seperti yang kami bahas pada artikel tersebut nama domain yang digunakan untuk sebuah website (sudah terbukti) dapat mempengaruhi seluruh statistik dari website tersebut seperti jumlah pengunjung (visitor), penjualan, pendapatan, efek yang dihasilkan, dll.

Pada kasus Flickr ini berkaitan dengan jumlah pengunjung /visitor pada website mereka. Seperti yang dipercayai oleh Rand Fishkin (Konsultan & Kontributor MOZ.com) Flickr.com dari awal ingin menggunakan nama Flicker.com  namun setelah tidak dapat memiliki nama domain tersebut akhirnya perusahaan tersebut menyerah dan memutuskan untuk menggunakan nama lain, yaitu Flickr.com (tidak ada huruf “e”).

5 Tahun setelah Berdiri Flickr.com akhirnya membeli Flicker.com



Pada tahun 2000an tren yang terjadi saat itu adalah menggunakan nama pelesetan (mirip – mirip) nama domain yang populer untuk mendongkrak trafik akibat dari kesalahan pengetikan, tren ini juga (sepertinya) mendorong Yahoo (pemilik Flickr) untuk memilih nama Flickr.com sebagai pengganti nama Flicker.com yang tidak bisa mereka dapatkan.


Bukan tanpa perjuangan, pada tahun 2007 Yahoo telah mencoba untuk membeli nama Flicker.com dari pemiliknya saat itu (Perusahaan Bisnis asal Hong Kong bernama Ashanti) namun sepertinya uang sejumlah $600.000 (6,6 Miliar Rupiah) tidak menarik hati si pemilik untuk memberikan nama domain tersebut.

Pada tahun 2006 Ashanti membeli nama domain Flicker.com seharga $55.000

Beberapa waktu berjalan akhirnya Flickr sudah mulai dikenal oleh masyarakat online di seluruh dunia sebagai tempat menyimpan dan berbagi foto online. Sesuai prediksi bahwa Flickr.com akan lebih populer di dunia maya ketimbang Flicker.com karena dilihat dari jenis perusahaan dan target sasarannya yang berbeda.

“Masalah” kemudian muncul karena banyak dari visitor potensial yang ingin mengunjungi website Flickr.com malah tersesat ke website Flicker.com karena berbagai alasan dan yang pasti mereka mempunyai nama yang mirip sehingga potensi visitor yang datang dari “kesalahan pengetikan” sangat tinggi. Seperti yang di contohkan oleh Rish, seorang anak muda menyuruh orang tua mereka melihat foto nya di Flickr.com namun orang tua tersebut tidak pernah menemukan foto anaknya karena mereka mengunjungi situs (website) yang berbeda (Kemungkinan besar Flicker.com).

Kantor Utama Yahoo!

Barulah setelah 5 Tahun Flickr berdiri, mereka dapat memiliki nama domain Flicker.com dengan proses yang berbelit – belit, bahkan Yahoo harus menempuh jalur hukum demi mendapatkan nama tersebut dengan menuntut pemilik Flicker.com saat itu (Ashanti) dengan berbagai tuduhan mulai dari tuduhan penjiplakan sampai kepada tuduhan persaingan tidak sehat. Namun di tengah perjalanan Yahoo mencabut semua tuntutan tersebut dan dikabarkan kedua belah pihak telah membuat kesepakatan tertutup. Beranjak dari perjanjian tertutup tersebut Yahoo mengumumkan bahwa mereka telah memiliki nama domain Flicker.com.

Ingin merasakan hasil dari kerja keras Yahoo demi mendapatkan nama Flicker.com?  Cobalah anda buka situs Flicker.com (menggunakan huruf ‘e’) dan hasilnya anda akan diarahkan ke website Flickr.com (tanpa huruf ‘e’) milik Yahoo.

Naah, gimana nih kawan – kawan, sudah terbukti kan bahwa memilih nama domain harus dipertimbangkan secara matang, karena nama domain bisa jadi menentukan nasib website kita dimasa yang akan datang.

Ngomong – ngomong Yahoo mengeluarkan dana berapa miliar ya untuk mendapatkan nama Flicker.com tersebut??? Atau sudah mencapai triliunan??

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »