Ingin Baterai Smartphone Awet untuk Jangka Panjang? Begini Caranya!

Baru beberapa bulan pakai tetapi baterai handphone sudah berkurang daya tahannya? tidak sampai satu hari smartphone harus sudah disambungkan lagi ke charger? Atau mungkin baterai smartphone anda sudah ngedrop? Mungkin karena kualitas baterai nya saja yang memang jelek, atau mungkin cara mengisi baterai anda selama ini tidak benar!

Mungkin selama ini kita mengira bahwa waktu mengisi baterai yang paling pas adalah ketika posisi handphone anda sudah hampir mati (lowbatt), dan mengisi baterai secara sedikit – sedikit akan membuat kerusakan pada handphone. Namun semua anggapan itu salah berdasarkan satu perusahaan produsen baterai bernama Cadex.

Dari situs resmi Cadex dijelaskan bahwa baterai Lithium-ion (Li-ion) mempunyai tingkat ‘stress’ nya masing – masing. Seperti halnya manusia, bila dalam kondisi stress terus menerus akan menyebabkan kerusakan pada baterai tersebut untuk jangka panjang, akan terlihat pada ketahanan baterai.

Berikut ini adalah tips yang kami dapatkan dari situs remi Cadex (Battery University) yang dapat anda praktekan agar ketahanan baterai smartphone tetap pada performa maksimal.

Ingin Baterai Smartphone Awet? Begini Caranya!

Jangan dibiarkan tetap terhubung dengan charger bila baterai sudah terisi penuh

Menurut Battery University, membiarkan smartphone anda terhubung terus dengan charger saat daya sudah 100%, seperti ditinggal tidur semalaman, adalah hal yang buruk bagi ketahanan baterai dalam jangka panjang.

Ketika baterai tetap diisi setelah mencapai 100%, membuat baterai anda dalam kondisi ‘high-stress’, kondisi dimana baterai bekerja dalam performa maksimal dan akan mengakibatkan menurunnya ketahanan dalam menyimpan daya. Seperti halnya manusia yang terus – terusan diporsir untuk bekerja tanpa istirahat.

Battery university telah menelitinya secara ilmiah dan ringannya dikatakan bahwa: “Saat baterai telah terisi penuh, cabut charger”. Seperti merelaksasikan otot – otot setelah bekerja berat.

Sebenarnya, cobalah untuk tidak mengisinya sampai 100%

Setidaknya, pada saat – saat yang memungkinkan cobalah untuk tidak mengisi baterai sampai 100%.
Berdasarkan informasi dari battery University, “baterai berjenis Li-ion (baterai smartphone pada umumnya) tidak harus diisi sampai penuh, malahan lebih baik bila tidak diisi sampai penuh karenan semakin banyak daya yang ditampung maka semakin ‘stress’ kondisi baterai.

Mungkin akan sangat mengganggu bila anda membutuhkannya terisi penuh untuk kegiatan seharian, namun anda bisa mengakalinya dengan cara mengisi baterai saat ada waktu, atau saat anda tidak menggunakannya.

Isilah baterai kapanpun anda sempat

Baterai anda akan lebih ‘senang’ bila mendapatkan pengisian daya secara berkala (beberapa kali dalam sehari) walaupun sebentar – sebentar dari pada melakukan pengisian besar dalam satu waktu dari kondisi lowbatt sampai penuh.

Tidak hanya membuat performa baterai dalam kondisi optimal, hal ini juga membuat smartphone anda tetap memiliki suplai daya yang terus terisi seharian. Terkadang ada aplikasi yang akan menguras penggunaan baterai, maka itu melakukan pengecasan berkali – kali akan sangat menjaga aplikasi tersebut tetap berjalan.

Usahakan tetap dingin

Bila handphone anda sedang di hubungkan dengan charger, usahakan untuk membuka segala jenis cover tambahan yang dapat menahan panas didalam smartphone, berikan ruang untuk smartphone anda mengeluarkan hawa panas yang berasal dari proses pengisian daya.

Bila handphone anda berada terkena sinar matahari langsung, seperti di pantai ataupun tempat bersuhu tinggi lainnya, usahakan untuk melindungi smartphone anda dari sinar matahari langsung. Itu akan membuat baterai anda tetap dalam kondisi yang prima.

Itulah beberapa tips mengenai cara mengisi baterai handphone yang benar, atau lebih tepatnya cara merawat baterai handphone agar tetap dalam kondisi optimal untuk jangka panjang. bila ada tips lain silahkan bagikan di kolom komentar. Terima kasih!
#beWiseUser

Baca Juga:

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »