Data Chip E-KTP Indonesia di simpan di Server Luar Negeri, data rentan untuk bocor/diretas (UPDATE!!)

Data Chip E-KTP Indonesia di simpan di Server Luar Negeri, data rentan untuk bocor/diretas

Beberapa waktu yang lalu pemerintah mengadakan pembaharuan terhadap pendataan untuk setiap warga Negara Indonesia berikut dengan penggantian jenis Kartu Tanda Penduduk yang digadang-gadang akan menjadi sumber acuan setiap data karena akan terkoneksi secara terpusat.

Namun sekarang nampaknya kita harus memikirkan ulang hal tersebut karena menurut pemberitaan – pemberitaan di media masa nasional keamanan data setiap warga Indonesia rentan untuk dibajak karena server chip e-KTP berada di luar negeri alias tidak di Indonesia.

Data Chip E-KTP Indonesia di simpan di Server Luar Negeri, data rentan untuk bocor/diretas

Sebelum menulis artikel ini kami telah sedikit melakukan pencarian tentang kebenaran informasi ini dan dari berbagai sumber online (Yahoo, Kompas, Detik, Republika, dll) dan berdasarkan pantauan kami berita ini bersumber dari pernyataan dari Menteri Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo) yang mengatakan bahwa server yang digunakan e-KTP adalah milik negara lain sehingga rentan diakses oleh pihak yang bertanggungjawab. Dan juga vendor fisik e-KTP tidak menganut open system sehingga Kemendagri tidak bisa mengutak-atik sistem tersebut.


Berdasarkan alasan diatas dan juga alasan – alasan lainnya seperti dugaan korupsi pada proyek ini, Kementeri Dalam Negeri Memastikan Menyetop pembuatan e–KTP hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

UPDATE!!
Kepala Pusat Komunikasi membantah bahwa server e-KTP berada di luar negeri, melainkan ada di Jakarta. berikut informasi lengkapnya: Klarifikasi tentang server e-KTP yang berada di luar negeri

baca juga:

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »